Tindak pidana korupsi di Indonesia seolah telah menjadi hal biasa yang sering terjadi. Anehnya, para pelaku korupsi tersebut seakan tak kapok meski berisiko terciduk oleh tangan-tangan hukum negara. Sudah tak terhitung lagi jumlah uang negara yang dilarikan oleh para tikus elite tersebut. Ha ini seolah membuktikan Indonesia masih menjadi lahan yang nyaman untuk tindakan melawan hukum tersebut
Hal ini terlihat dari maraknya kasus korupsi yang dilakukan oleh oknum pengusaha dan pejabat elite di Indonesia. Salah satunya adalah kasus korupsi yang melibatkan seorang direktur sebuah perusahaan di Indonesia. Nilai korupsinya yang mencapai Rp 38 Triliun tersebut, dinilai telah merugikan Indonesia sebagai pemilik sah dari uang tersebut. Selain jejaknya yang masih misterius, sepak terjangnya sebagai koruptor sangat menarik untuk diikuti. Untuk lebih jelasnya simak ulasan dibawah berikut ini.
Aksi mengeruk keuntungan secara instan rupanya masih menjadi favorit di negara ini. Salah satunya adalah dengan melancarkan aksi korupsi besar-besaran. Pada kasus ini, Indonesia mengalami kerugian sekitar Rp 38 Triliun akibat ulah segelintir orang yang sengaja berbuat curang tersebut.
Seperti yang sudah-sudah terjadi, para tersangka kasus korupsi selalu berusaha untuk berkelit dengan beribu alasan agar dirinya tidak tertangkap oleh aparat keamanan. Agaknya, pria keturunan Tionghoa ini juga jeli memanfaatkan celah tersebut.
Karena dinilai mengabaikan panggilan pihak berwajib, Kepolisian Indonesia akhirnya menyebar wajah dan foto pria tersebut ke sejumlah negara. Aparat penegak hukum Indonesia mencurigai, bahwa tersangka yang merupakan seorang mantan Direktur perusahaan migas di Indonesia tersebut, kini bersembunyi di Singapura.
Karena nilai yang diembat sanggup membuat negara pusing tujuh keliling, Kepolisian Indonesia telah meminta red notice atau permintaan untuk menahan seseorang di sebuah negara karena kasus kriminal pada pihak Interpol di Kota Lyon, Perancis. Tak hanya itu, data tersebut jga disebar ke 192 negara oleh pihak aparat berwajib di Indonesia.
Setelah dirinya resmi ditetapkan sebagai tersangka dan menjadi buronan pihak kepolisian, Honggo Wendratno seakan-akan menghilang bak ditelan bumi. Mantan Direktur PT.TPPI tersebut, tersandung kasus tindak pidana korupsi atas pengadaan Kondensat. Tak hanya itu, dua pejabat negara lainnya seperti Raden Priyono dan Joko Harsono, juga ditahan karena keterlibatan mereka.
Tak hanya diburu di Indonesia, keberadaan sosok Honggo Wendratno tersebut juga dicari ke sejumlah negara di dunia, salah satunya adalah Singapura. Selain itu, Indonesia juga harus menerapkan sebuah hukuman yang mengakibatkan efek jera bagi pelaku korupsi. Dengan adanya hukuman berat tersebut, diharapkan kejadian kriminal semacam ini bisa ditekan atau dikurangi demi mempertahankan aset penting negara.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…