Meskipun di dunia ini sudah ada banyak sekali tambang-tambang emas, namun orang-orang sepertinya belum akan berhenti untuk makin bereksplorasi lagi. Ya, kalau bisa seluruh daratan akan dikeruk untuk mendapatkan emas-emas di dalamnya. Sangat beralasan kenapa manusia bisa begitu terobsesi seperti ini. Ya, emas adalah barang berharga yang takkan lekang oleh waktu. Ketika uang nominal tinggi jadi sampah, emas akan selalu stabil sepanjang zaman.
Soal eksplorasi, diramalkan nantinya manusia akan menemukan satu tempat di mana di situ emas-emas bisa diambil dengan sangat mudah dan jumlahnya amat banyak. Ya, ketika sungai Eufrat yang ada di Timur Tengah mengering, saat itulah nampak bongkahan-bongkahan emas yang akan membuat mata manusia terpana.
Baca Juga :5 Fakta Gila Kekayaan Qarun yang Konon Takkan Habis Sampai Dunia Kiamat
Tapi, emas ini adalah kutukan dan tanda kehancuran. Ia akan diperebutkan banyak orang yang rela saling membantai satu sama lain. Ramalan ini sendiri harus kita yakini kebenarannya, karena datangnya dari lisan beliau, Nabi Muhammad SAW.
Dengan panjang kurang lebih sekitar 2.781 kilometer serta volume air sejumlah miliaran kubik, rasa-rasanya mustahil bagi sungai Eufrat untuk kering. Namun, Rasul mengatakan jika nantinya sungai besar ini pada akhirnya akan benar-benar mengering. Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari, Rasul Bersabda, “Sudah dekat suatu masa di mana sungai Eufrat akan menjadi surut airnya…”
Sungai yang kering tentu akan jadi musibah karena ini akan membuat daerah yang dilalui alirannya kering dan mati. Tapi, keringnya Eufrat ini akan membawa keunikan tersendiri. Ya, masih dari ucapan Rasul, dikabarkan kalau ketika sungai ini kering, maka yang ada di dasarnya adalah gunungan-gunungan emas yang jumlahnya lebih banyak daripada yang bisa kita bayangkan.
Menyambung dari yang sebelumnya, memang benar jika nantinya ketika sungai ini kering dan menunjukkan emas-emasnya, orang-orang akan saling membunuh satu sama lain untuk memperebutkannya. Dalam Hadist dikatakan jika peperangan yang terjadi takkan pernah dimenangkan oleh siapa pun kecuali menyisakan satu orang saja.
Alih-alih menyuruh kita untuk menguasai harta ini, Rasul justru sangat menganjurkan umatnya untuk tidak coba-coba mendekati alias ikut berebut emas tersebut. Dalam sebuah Hadist beliau berkata, “…maka barang siapa yang hadir di situ janganlah ia mengambil sesuatu pun daripada harta itu.’”
Ya, daripada sibuk mengambil satu genggam emas di Eufrat, kita lebih baik mempersiapkan diri menjadi lebih baik dan beriman lagi. Pasalnya, munculnya emas ini adalah salah satu tanda dari datangnya kiamat kubra, tragedi terakhir yang akan jadi penghujung kisah manusia di muka Bumi.
Baca Juga :5 Fakta Teuku Markam, Pria Penyumbang Emas Monas yang Direndahkan Negara
Ya, suatu saat nanti ini akan terjadi karena yang berbicara adalah Rasul sendiri. Kabar buruknya, sungai Eufrat memang perlahan makin kering. Sepertinya kita mungkin sudah tak punya banyak waktu lagi di dunia ini. Berdoa saja mudah-mudahan kejadian ini baru akan muncul seratus atau dua ratus tahun lagi.
Belakangan ini, dunia perfilman Indonesia dihebohkan oleh pengangkatan Ifan Seventeen sebagai Direktur Utama PT Produksi…
Lagu ‘Garam dan Madu’ yang dibawakan oleh Tenxi, Jemsii, dan Naykilla menjadi fenomena musik yang…
“Ubur-ubur ikan lele. Kasus korupsi Pertamina nyembur, se-Indonesia heboh, le!” Heran melihat tiba-tiba banyak SPBU…
Kurma jadi salah satu makanan yang identik dengan bulan Ramadan. Setiap bulan suci ini datang,…
Komedian Nunung kembali menjadi sorotan setelah mengungkap perjuangannya melawan penyakit yang mengharuskannya menjalani pengobatan tanpa…
Band punk asal Purbalingga, Sukatani, menjadi sorotan setelah mengumumkan penarikan lagu mereka yang berjudul "Bayar…