Belakangan ini, trend mengenai “berapa harga outfit lo,” yang diinisiasi seorang YouTuber, YOSHIOLO, dalam acara Jakarta Sneakers Day 2019, tengah dibicarakan banyak orang. Melihat cuan-cuan bergelimpangan hanya untuk sebuah topi, selembar kolor, hingga sepasang sepatu, membuat DNA banyak sobat misqueen terguncang.
Hal ini pun diaplikasikan banyak orang untuk bertanya “berapa harga outfit lo,” kepada rekan-rekan di sekitarnya. Jika sebelumnya, Boombastis.com telah mengulas “berapa harga outfit lo,” milik artis-artis juga Hotman Paris yang katanya setara dengan harga mobil Ferrari, kini giliran mahasiswa Universitas Brawijaya, Malang dan Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Kira-kira, kampus mana, ya, yang lebih banyak sobat misqueen-nya?
Bukan hal baru lagi jika dari seluruh mahasiswa, mereka yang berada di Fakultas Kedokteran (FK) lah yang biasanya memiliki kekayaan berlimpah. Bukan hanya soal uang kuliah, tapi juga buku, material praktek, hingga alat-alat lainnya—meski tak sedikit pula yang masuk FK karena beasiswa. FK UB dan UGM sama-sama memiliki mahasiswa dengan selera fashion tinggi.
Salah satu outfit yang seringkali dijumpai di kampus ada hoodie—sweater lengkap dengan tudungnya. Terkadang, tudungnya juga dikenakan dengan menyisakan jambul yang sudah menjadi tren di kalangan para lelaki. Hal ini ternyata juga ditemukan di kampus UB dan UGM. Hanya saja, terdapat perbedaan yang cukup signifikan dari dua mahasiswanya.
Mahasiswa UB yang mengenakan hoodie berwarna merah yang diakuinya dapat ketika cuci gudang, Rp299 ribu. Ia begitu menjelaskan detail dari kacamata hingga jam tangan, seperti video YOSHIOLO di Jakarta Sneakers Day. Bedanya dengan mahasiswa UGM, ia benar-benar mengenakan semua merek luar negeri yang harganya bisa mencapai puluhan juta, tapi hanya berkata “pinjam punya teman.”
Berbeda dari poin sebelumnya, ketika dua mahasiswa FK UB dan UGM dibandingkan. Kali ini, satu mahasiswa dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) UB, disandingkan dengan mahasiswa Fakultas Teknik jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) UGM. Keduanya tampak sama-sama seperti mahasiswa aktif berorganisasi dan tak lalai mengerjakan tugas kuliah.
Kebanyakan mahasiswa menyebut anak-anak FIB memiliki gaya berpakaian yang nyentrik. Rambut gondrong, dress bahkan kebaya pernah dikenakannya untuk ke kampus. Hal ini pun ditemui di kampus UB dan UGM. Mahasiswa FIB UB hanya tampak mengenakan sweater seadanya, sedangkan UGM mengenakan kaos pendek dengan luaran.
Meski tidak tampak seperti akan belajar di bangku kuliah, ternyata outfit yang dikenakan mereka cukup mengagetkan, sih, harganya. Terutama milik mahasiswa UGM, yang kaosnya saja beli di Inggris ketika sedang berkunjung ke sana. Harga yang tadinya Rp275 ribu, bisa mencapai Rp2 jutaan ditambah ongkos ke sana.
BACA JUGA: Perbandingan Gaya Via Vallen dan Nella Kharisma di Luar Panggung, Siapa yang Lebih Kece?
Berapa banyak sobat misqueen di setiap kampus cukup relatif, sih. Sebab, orang-orang yang diwawancarai oleh YouTuber Twentytwo-Zone dan Departemen Gaje, kan, hanya sampel, yang tidak mewakili keseluruhan mahasiswa dalam satu fakultas atau kampus. Namun, tak ayal UB menjadi akronim dari Universitas Berbayar, ya, outfit-nya meski terlihat biasa saja, harganya mehong, bok!
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…