Di satu sisi memang harus diakui kalau remaja-remaja hari ini begitu terdepan soal inovasi dan pengetahuan. Tapi, di sisi lain mereka mengalami apa yang disebut dengan degradasi moral. Utamanya yang berhubungan dengan pergaulan. Tak perlu dijelaskan satu-satu contohnya, karena kita pasti sudah tahu banget kelakuan remaja zaman sekarang.
Ya, pergaulan remaja sekarang memang bikin mengelus dada. Kalau dulu pacaran saja takut untuk pegang tangan, hari ini anak-anak muda tanpa segan mencium pasangannya. Bahkan juga sudah bukan rahasia lagi kalau banyak remaja melakukan hal-hal yang semestinya hanya boleh dilakukan ketika sudah ada ikatan pernikahan. Yang lebih mencengangkan lagi, perilaku seperti itu bagi kebanyakan remaja adalah hal lazim dan terjadi merata hampir di semua kota.
Bayangkan, jika remaja hari ini sudah kelewat jauh seperti itu, entah apa yang bakal terjadi 10-20 tahun lagi. Mungkin saja nantinya bercinta di tempat umum jadi hal yang sama sekali tak dipermasalahkan. Lebih jauh soal pergaulan remaja masa kini, berikut kami sajikan fakta-fakta miris tentang hal tersebut.
Kita para pria pasti sering menduga kalau rata-rata perempuan itu bakal melepas keperawanan di usia matang pernikahan, misalnya antara 24-27 tahun. Tapi, asumsi ini ternyata salah total. Siapa sangka, remaja-remaja perempuan di negeri ini melepaskan keperawanan di usia yang lebih muda, yakni 19 tahun.
Aktivitas bercinta lazimnya terjadi ketika ada pernikahan. Tapi, aturan macam ini sekarang sudah jadi omong kosong belaka. Faktanya, ada begitu banyak orang yang melakukan hal tersebut tanpa embel-embel surat nikah. Bahkan sebagian pelakunya adalah mereka para remaja. Dan kalau ditanya seberapa banyak remaja yang melakukan itu, jawabannya bakal membuatmu kembang kempis.
Pergaulan yang begitu bebas tak pelak menciptakan fenomena yang disebut KTD alias Kehamilan Tidak Diinginkan, yang kemudian berujung kepada aborsi. Berbicara soal aborsi kita juga bakal dibikin miris lagi karena data mengatakan yang semacam ini sangat sering pula terjadi. Sebuah organisasi bernama Kita Sayang Remaja (Kisara) berhasil mendapatkan data tersebut dan hasilnya memang mencengangkan.
Dulu fenomena hamil di luar nikah sangat jarang terjadi, tapi di masa sekarang yang seperti itu sudah cukup lazim. Bahkan jumlahnya sendiri seolah makin naik tiap tahunnya. BKKBN beberapa waktu lalu pernah membeberkan data soal hamil di luar nikah. Dan lagi-lagi hasilnya mengagetkan.
Miris ya kalau melihat fakta-fakta ini. Padahal kita ini tinggal di Indonesia di mana adat dan normanya masih begitu kuat. Entah apa jadinya jika Indonesia seperti negara-negara barat, mungkin persentase dan jumlah di atas akan makin besar. Remaja di sini memang adalah pelaku, tapi kita tak bisa sepenuhnya menyalahkan mereka. Di balik mirisnya pergaulan remaja, ada tanggung jawab semua orang di sana.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…