Di antara banyak lembaga pemasyarakatan di dunia, nama Guantanamo boleh dibilang yang paling punya kesan buruk. Alasannya, sudah jelas karena di tempat inilah teroris-teroris paling berbahaya di dunia ditahan. Tak hanya itu, rumor Guantanamo makin angker seiring dengan banyaknya selentingan-selentingan gila tentang tempat ini.
BACA JUGA: Mengenal Kisaeng, Para Wanita Penghibur di Korea Zaman Kerajaan
Ya, katanya di sana perlakuan para sipir terhadap napinya benar-benar tidak manusiawi. Mulai dari penyiksaan-penyiksaan berat untuk mendapatkan informasi-informasi, hingga deretan penistaan yang lainnya. Dengan semua kengerian dan juga stigma yang ada ini, tak heran kalau muncul anggapan ketika seseorang dimasukkan Guantanamo maka ia bisa dibilang telah melakukan kejahatan super berat.
Tentu Guantanamo bukan hanya tentang kesan buruk dan desas-desus seperti itu. Ada banyak fakta lain tentang penjara dengan kesan paling buruk di dunia ini . Berikut ulasannya.
Banyak mantan napi Guantanamo yang mengatakan kalau tempat ini adalah neraka. Alasannya, selain terisolasi, para napi juga mengalami berbagai kekerasan fisik yang kadang sudah tidak manusiawi lagi. Dipukul, disiksa adalah hal yang lazim terjadi di sana.
Tak hanya dengan melakukan siksa, kadang para sipir atau pihak-pihak tertentu yang menginginkan informasi dari para napi, juga melakukan penyiksaan secara halus. Salah satunya adalah lewat jalan berhubungan badan. Cara ini konon memang lazim dipakai para sipir wanita untuk mengorek informasi penting dari narasumbernya.
Banyak berita miring tentang Guantanamo, terutama kabar tentang para napi yang sebenarnya tidak benar-benar bersalah tapi malah diciduk. Hal ini konon adalah benar adanya. Mayoritas napi yang umumnya diduga melakukan aksi terorisme ini, sama sekali belum pernah dijatuhi putusan bahkan disidang.
Rumor ngerinya penjara Guantanamo menyebar sampai seluruh dunia. Reaksi orang-orang pun serempak mengatakan kalau penjara ini lebih ditutup saja. Pemerintah Amerika lewat presidennya, Obama memang ingin segera menutup penjara ini dengan alasan khusus. Namun, sepertinya masih jadi wacana saja dan belum benar-benar terealisasi.
Salah satu alasan khusus kenapa pemerintah AS ingin penjara ini ditutup mungkin karena biaya perawatannya yang super mahal. Perlu diketahui, tanah tempat berdirinya Penjara Guantanamo bukanlah milik Amerika, melainkan Kuba. Lantaran bukan milik sendiri, AS harus membayar pajak penggunaan yang jumlahnya lumayan besar yakni sekitar $ 800 ribu per tahun atau hampir Rp 10 miliar lebih.
BACA JUGA: 10 Fakta Mengenai Timor Leste, Negara Tetangga Pecahan Dari Indonesia
Inilah fakta-fakta dari penjara paling kejam di dunia. Tidak terbayangkan bagaimana nasib orang-orang yang dijebloskan ke dalamnya. Pantas kalau banyak orang yang tak setuju jika penjara ini terus dibuka. Satu fakta lagi, di penjara ini juga terdapat satu orang Indonesia bernama Hambali alias Enjep Nurjaman, pria yang didakwa berperan penting dalam tragedi bom Bali di tahun 2002 lalu.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…