Dibandingkan profesi yang lain macam pengacara atau pekerja kantoran, profil nelayan cenderung dipandang sebelah mata. Apalagi ketika mendapati fakta tentang kehidupannya yang keras serta rumah kayu sederhana pinggir pantainya. Seakan menguatkan kesan kalau profesi ini hanya milik orang susah yang tak benar-benar menghasilkan.
Kesannya mungkin seperti itu, namun pada kenyataannya menjadi nelayan bisa jadi pekerjaan paling menggiurkan. Kita mungkin nggak tahu, tapi kalau sudah kadung sukses, pendapatan para nelayan bisa berkali-kali lipat pekerja kantoran. Meskipun demikian mereka tetap hidup sederhana. Masih soal dunia nelayan, berikut beberapa fakta mencengangkan tentang mereka yang pasti kita tak pernah tahu.
Nelayan pinggiran atau tradisional biasanya menggunakan kapal tongkang, jukung dan sekocian. Mungkin perahu-perahu yang mereka miliki terlihat sederhana dan jauh dari kata mewah, karena hanya terbuat dari kayu dengan campuran aluminium biasa seperti yang sering kita lihat. Namun siapa sangka harga satu perahu seperti itu ternyata luar biasa mahal.
Kamu tahu berapa banyak keuntungan yang didapatkan seorang nelayan dengan satu kapal dan beberapa ABK dalam sekali melaut? Mungkin kamu akan menduga kalau hasilnya hanya ratusan ribu saja, tapi faktanya ternyata sangat lain. Untuk satu kali melaut dengan modal pengeluaran sekitar Rp 2 jutaan, mereka bisa mendapat keuntungan 3-5 juta per ABK dan pemilik kapal mendapatkan 50 % dari hasil penangkapan satu hari. Artinya, dalam sekali melaut nelayan kita bisa meraup untung sekitar 15-20 juta waktu panen ikan.
Dari wawancara seorang mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya disebutkan bahwa beberapa nelayan Pantai Ngliyep menikmati profesinya karena mereka bisa refreshing dan jalan-jalan sekaligus bekerja. Mereka suka terjun bebas di dekat-dekat karang untuk berenang dan menyelam. Melihat berbagai jenis ikan dan terumbu karang yang masih alami dan indah yang belum dijamah manusia.
Seseorang bisa menjadi luar biasa pintar karena banyak hal, terutama lantaran makanan yang disantapnya. Dan jangan bilang kalau ikan itu nggak mengandung apa pun. Ya, hewan satu ini begitu penuh akan gizi. Bahkan jargon pengen pintar harus makan ikan sampai sekarang tak pernah pudar.
Semua profesi memang punya kompleksitasnya masing-masing. Namun kalau boleh menyebut profesi yang paling rumit, itu adalah nelayan. Terutama mereka yang semuanya serba bikin sendiri. Masih ada banyak nelayan di Indonesia ini yang semua peralatannya dibuat oleh mereka sendiri.
Selama ini nelayan mungkin dipandang sebelah mata, tapi aslinya sangat luar biasa. Siapa yang menyangka jika mereka punya aset super mahal, lalu dengan itu mereka bisa menghasilkan puluhan juta. Maka dari itu benar kata pepatah, jangan pernah lihat buku hanya dari sampulnya saja.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…