Hati umat Islam yang beriman akan selalu menantikan dan merindukan Bulan Ramadan. Di bulan penuh berkah ini, seluruh pintu kebaikan dibuka. Kita diberikan kesempatan untuk melakukan amal baik sebanyak-banyaknya dengan imbalan pahala yang berkali-kali lipat.
Kali ini mari kita lihat sisi lain dari ibadah-ibadah yang kita lakukan di sepanjang bulan suci. Apakah benar rutinitas yang kita lakukan sudah bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain? Atau kita justru melakukan hal yang sia-sia?
Sudah menjadi kebiasaan lumrah di Indonesia untuk melakukan acara buka bersama. Awalnya, acara buka bersama dilakukan di masjid-masjid atau rumah warga secara bergantian. Seiring perkembangan waktu, bukber dilakukan di mall-mall atau restoran-restoran.
Sahur adalah hal yang disarankan Rasulullah sebelum memulai ibadah puasa. Lazimnya, sahur dilakukan di rumah bersama keluarga, namun akhir-akhir ini Sahur on The Road alias Sahur di jalan menjadi tren. Dalam Sahur on The Road (SOTR), sekelompok orang akan berkonvoi dengan kendaraan dan membagi-bagikan makanan di waktu sahur.
Di bulan Ramadan, membaca al-quran akan diganjar dengan pahala yang berlipat ganda. Tidak hanya bagi orang yang membacanya, orang yang mendengar lantunan al-quran juga akan diganjar dengan pahala. Oleh karena itu banyak orang yang berlomba-lomba bertadarus di bulan Ramadan.
Bulan Ramadan adalah bulan spesial dimana orang-orang akan berlomba-lomba untuk berbagi dan memberi. Niat mulia ini sering juga disalahgunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Di jalan-jalan kota besar, kita bisa melihat banyak sekali orang-orang yang berbondong-bondong menadahkan tangan di jalan.
Acara komedi bisa dikatakan sebagai acara paling besar dan diminati selama bulan Ramadan. Para pelawak-pelawak akan kebanjiran job untuk mengisi acara komedi baik di waktu menjelang Maghrib atau sahur. Bahkan, para artis yang sebelumnya tidak berprofesi sebagai pelawak mendadak banting setir menjadi pelawak.
Bulan Ramadan hanya datang setahun sekali. Sudah sepantasnya kita selalu mengevaluasi diri dan meningkatkan kualitas ibadah kita. Hal-hal sepele yang kita abaikan terkadang justru membawa perubahan besar.
Hal-hal yang disebutkan di atas bukanlah hal buruk, namun jika kita bisa meningkatkan kualitas ibadah kita, mengapa tidak dicoba? Selamat berpuasa. Semoga ibadah kita membawa manfaat kepada diri sendiri, orang lain dan alam semesta. (HLH)
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…