Sebagian besar orang di penjuru dunia mungkin mendambakan bisa menjadi seorang idol. Terlebih, makin berkembangnya boyband dan girlband Korea di jagat musik dunia membuat profesi tersebut makin digilai. Memiliki banyak penggemar dan terkenal, mungkin terlihat sangat menyenangkan.
Namun, apa yang terlihat tak selamanya sesuai dengan kenyataan. Begitu pun dengan dunia idol, tentu saja tak selamanya berisi kesenangan. Bahkan, ada beberapa fakta miris di balik gemerlapnya dunia idol. Berikut ini adalah ulasannya.
Menjadi idola, itu berarti harus siap dengan segala macam peraturan yang ada. Salah satu contohnya adalah grup idol JKT48. Semua member anggota grup turunan Jepang ini dilarang untuk berpacaran. Padahal, semua member dari girlband ini memiliki usia di mana mereka sedang masa-masanya jatuh cinta. Selayaknya remaja lainnya, mereka pastilah ingin punya pacar.
Kata siapa jadi idola itu enak? Punya banyak penggemar, itu artinya harus siap kehilangan privasi. Kesibukan mereka dengan pekerjaan juga kadang membuat depresi. Bukan bagi mereka para member idol saja, bahkan orang yang bekerja di balik layar juga terkadang merasakan tekanan yang nggak kalah hebat. Seperti kasus yang baru terjadi pada Jiro Inao, seorang general manager dari JKT48 yang ditemukan tewas bunuh diri di kamar mandi kediamannya pada hari Selasa kemarin.
Menjadi idol group, itu artinya sudah terikat kontrak yang nggak bisa dilanggar begitu saja. Karena adanya kontrak tersebut, para member juga harus siap kerja tiap dibutuhkan. Ngerinya lagi para member boyband dan girlband Korea, sebagian dari mereka bahkan dipekerjakan secara nggak manusiawi.
Menjadi public figure memang nggak bisa dipisahkan dengan yang namanya gosip. Terlebih jika gosip yang muncul bermuatan negatif, bukan sang idol saja yang ditimpa masalah, namun juga pihak keluarga atau teman. Mungkin beberapa kasus member idol asal Jepang AKB48 bisa jadi salah satu contohnya, di mana Minami Minegishi dibully para penggemarnya karena fotonya bersama seorang laki-laki beredar di dunia maya.
Rumah produksi Korea Selatan biasanya merekrut anak-anak usia dini untuk digembleng dengan beragam keterampilan, dari menari, bermain musik hingga bernyanyi. Hal itu agar mereka siap dipasarkan ketika memasuki usia 20an. Setelah debut pun, latihan mereka nggak dianggap selesai. Bahkan harus berlatih lebih keras lagi agar penampilan mereka sempurna saat disaksikan oleh jutaan penggemarnya.
Itulah lima fakta dibalik gemerlapnya dunia idol group. Setalah tahu beberapa fakta itu, masih ngerasa jadi idola itu enak? Yah, tentu semua profesi memiliki plus minusnya sendiri.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…