Pria yang tersenyum [Image Source]
Pernah nggak sih kamu bertanya-tanya, apa ya yang bikin seseorang keliatan menarik atau keren? Apa karena wajahnya yang ganteng, gayanya yang keren, atau bentuk tubuhnya yang bagus? Apapun itu, tingkat seberapa keren seseorang itu sulit digeneralisasikan. Artinya, apa yang menurut seseorang menarik, bukan berarti menarik juga bagi orang lain.
Meski kegantengan atau kekerenan itu relatif, ternyata para peneliti telah menemukan beberapa hal umum yang membuat pria terlihat lebih menarik dari yang lain. Nah, kalau kamu ingin tampil lebih menarik lagi, intip dulu kriterianya berikut ini.
Kalau kamu adalah pria yang lagi pengen dapet pacar, pastikan kamu belajar beberapa cerita atau celetukan lucu. Banyak penelitian menunjukkan bahwa wanita lebih tertarik pada para pria yang bisa membuatnya tertawa.
Sebuah studi tahun 2014 di Universitas California menemukan bahwa orang-orang hampir selalu terlihat menarik ketika mereka sedang di dalam kelompok. Ini terjadi karena otak manusia mengolah wajah sekelommpok orang dan menganggapnya sebagai “rata-rata”. Itulah mengapa sekelompok orang terlihat makin menarik.
Pada penelitian tahun 1997 di New York, ternyata seseorang yang melakukan percakapan lebih mendalam tanpa basa-basi mampu merasakan sebuah hubungan. Bahkan satu pasang subjek diantaranya langsung jatuh cinta. Hal ini nggak terjadi pada mereka yang terlalu banyak bicara basa-basi.
Kebanyakan orang tertarik akan power alias kekuatan atau kekuasaan. Hasil studi tahun 2014 menunjukkan bahwa anggota kelompok merasa bahwa pemimpin mereka lebih menarik dari orang-orang di luar kelompok tersebut.
Dua buah eksperimen di Swiss berusaha memeriksa hubungan antara senyum dan daya pikat. Ternyata, semakin kuat senyum yang diberikan, wajah seseorang tersebut terlihat semakin menarik. Bahkan, wajah yang tersenyum bahagia menjadi kompensasi terhadap bagian wajah yang kurang menarik.
Sebuah studi di Tiongkok terhadap 120 orang menemukan bahwa ketika mendengar betapa baiknya seseorang, kebanyakan orang akan melihat wajah orang tersebut lebih menarik. Karakter seseorang kemungkinan memberikan pengaruh kepada daya tarik wajah seseorang.
Pada akhirnya, nggak ada satu cara yang pasti untuk bisa kelihatan menarik. Hasil studi tahun 2015 menunjukkan bahwa wajah seperti apa yang menurutmu menarik itu tergantung pada pengalaman dan lingkunganmu. Bukan gen yang kamu miliki. Sama halnya bagaimana orang lain melihatmu.
Pada akhirnya, selera setiap orang itu berbeda. Akan ada orang yang menyukai tato atau tindik yang kamu miliki, tapi ada juga yang bahkan ogah melihatnya. Ada orang yang suka dengan sosok cerewet, tapi ada juga yang nggak. Tapi itu bukan masalah, karena akan selalu ada mereka yang mencintaimu dan ada juga yang membencimu apapun yang kamu lakukan.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…