Para pecinta Film Indonesia benar-benar akan dimanjakan tahun ini. Pasalnya, awal tahun 2018 kita sudah disajikan Film Dilan yang laris di pasaran, disusul dengan Eiffel… I’m in Love 2 yang sedang tayang. Tak hanya itu saja, akan ada satu film nyentrik bin nyeleneh yang juga akan menyusul.
Diprakarsai oleh YouTuber asal Malang, Bayu Eko Moektito atau yang lebih dikenal dengan nama Bayu Skak, film ini menarik perhatian banyak pemirsa semenjak trailer-nya pertama kali ditayangkan. Tak sekedar film remaja menye-menye, Film Yowis Ben akan memberikan sesuatu yang baru kepada kalian. Kali ini, Boombastis.com akan merangkum alasan-alasan kenapa kalian wajib banget nonton film ini.
“Ketika semua produser tidak percaya dan meremehkan naskah berbahasa Jawa saya, Chand Parwez Servia menerimanya,” tulis Bayu Skak dalam sebuah caption foto di akun instagram pribadinya (@moektito). Mungkin sebagian dari Sahabat Boombastis (Saboom) tidak percaya bahwa film Yowis Ben menggunakan dialog penuh berbahasa Jawa.
Awalnya pun Bayu Skak selaku penggagas film ini juga tidak yakin dan mendapat banyak cemoohan, karena Bahasa Jawa selalu diasosiasikan dengan hal-hal udik alias ndeso. Namun, berkat dukungan seluruh masyarakat Jawa, akhirnya Bayu Skak pun berani mengambil langkah besar dan membuat film ini.
Jangan lagi kalian anggap remeh Bahasa Jawa, salah satu suku tertua di bumi pertiwi. Hal tersebut dikarenakan, berkat Film Yowis Ben, Bahasa Jawa akhirnya diperkenalkan ke seluruh pelosok Indonesia dan mematahkan stigma ndeso yang selama ini lengket dengannya. Bahkan, seorang selebgram Bule yang cukup tenar menyatakan apresiasinya terhadap film ini.
Pemilik nama panggung @londonkampung ini mengunggah sebuah video pernyataan yang berisi tentang kekagumannya pada Film Yowis Ben. Ia mengaku bangga bisa fasih berbicara dengan Bahasa Jawa meski bukan penutur asli, pun ia terinspirasi dengan pesan-pesan yang diselipkan dalam film ini.
Siapa sangka jika akhirnya kita melihat sosok Kartolo dan Sapari di layar lebar? Biasanya juga mentok-mentok di televisi. Apalagi, sekarang susah sekali melihat mereka manggung karena usianya yang sudah tak lagi muda.
Bukti bahwa Film Yowis Ben benar-benar beda dari karya para sineas biasanya terlihat dari sisi aktor dan aktrisnya. Jika biasanya kita melihat sosok Reza Rahadian atau Dian Sastrowardoyo di film-film Indonesia, kali ini sosok mereka tak akan kita temukan dalam film ini. Hal tersebut dikarenakan, Bayu Skak adalah seorang YouTuber yang menggandeng teman-teman seperjuangannya untuk maju ke layar lebar.
Berbeda dengan Film Dilan yang tak banyak melakukan tur ke kota-kota, para pemeran Yowis Ben sudah mulai keliling untuk menyapa para penutur Jawa di manapun berada. Beberapa hari lalu Gala Premiere sudah dilakukan di 4 kota Jawa Timur, yaitu Malang, Surabaya, Jember, dan Pekalongan.
Melihat Bayu Skak bernyanyi pasti bukan pertama kali bagi kalian pengikut aktif channel YouTube maupun instagramnya. Namun, spesial untuk Film Yowis Ben ini Bayu telah mempercantik lagu-lagu yang telah ditulisnya tersebut. Apalagi dengan bantuan rekan se-bandnya yang akan membuat mengacungkan 4 jempol.
Lagi-lagi lirik dalam lagu di Film Yowis Ben ini penuh dengan Bahasa Jawa. Namun, meski kalian tidak menuturkan Bahasa Jawa dengan fasih, lagu-lagu Bayu Skak masih tetap bisa dinikmati kok. Bahkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pun menggunakan lagunya sebagai kampanye pada siswa-siswi di Indonesia.
Ketakutan terbesar orang-orang yang tak paham Bahasa Jawa ketika nonton film ini adalah: tak mengerti bahasanya. Namun, Bayu Skak dan tim dari Starvision sudah mengantisipasi hal tersebut. Diungkapkan sendiri oleh Bayu Skak pada press conference beberapa hari lalu, bahwa ia dan tim bersusah payah membuat subtitle film ini selama 4 hari.
Banyak hal yang perlu disesuaikan agar seluruh lapisan masyarakat Indonesia bisa mengerti dan menikmati film ini. Sehingga, ketika keluar dari bioskop nanti, para penonton bisa sedikit-sedikit menggunakan frasa Bahasa Jawa yang terdapat dalam film. Cerdas juga, kau, Bay!
Itulah 7 alasan penting yang bikin kalian enggak bakal menyesal nonton Film Yowis Ben. Sekarang, bukan lagi saatnya untuk meremehkan Bahasa Daerah di Indonesia, karena hal tersebut adalah kekayaan dan warisan yang kita punya. Bu Dendy yang tenar usai nyawer pelakor saja berbahasa Jawa, masa kamu enggak?
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…