Berbicara soal aksi terorisme, sudah tidak terhitung lagi berapa jumlah pastinya yang sudah terjadi. Tercatat, sejak dulu fenomena anarkis ini telah muncul dengan dalih dan tujuan-tujuan tertentu. Namun, terlepas dari apa tujuannya bagaimana pun juga aksi terorisme sangat tidak dibenarkan. Tidak ada satu ajaran agama pun yang menyuruh umatnya untuk berbuat demikian.
Tentang aksi terorisme, ternyata tidak semua benar-benar berhasil sesuai apa yang oknumnya inginkan. Ada beberapa rencana terorisme busuk yang gagal padahal skenarionya sudah sangat sempurna. Seandainya sukses, maka hari ini kita akan mendapati daftar panjang para korban tak bersalah yang sudah tewas mengenaskan jauh-jauh hari.
Lalu, aksi-aksi terorisme besar apa yang berhasil gagal dan digagalkan itu? Simak ulasannya berikut.
Pada Natal di tahun 2009, seorang pemuda bernama Umar Abdul Mutallab terbang ke Detroit, Amerika dengan menggunakan pesawat. Tak hanya sekedar naik, Mutallab ternyata ingin membunuh semua orang di pesawat ini. Ya, siapa sangka ia berhasil lolos dari mesin scanner padahal dirinya menyembunyikan sebuah bom dahsyat di celana dalamnya.
Pada tanggal 30 Juni 2007 dilaporkan terjadi aksi terorisme mengerikan di bandara Glasgow. Sebuah bom mobil meledak tepat di pintu masuk airport. Namun, ajaibnya tidak ada yang tewas kecuali si pelaku dalam tragedi ini.
Pada tahun 1991, sekelompok teroris yang mengatasnamakan diri sebagai Irish Republican Army melakukan aksi gila yang mengancam stabilitas Inggris. Diketahui, saat itu para teroris ini ingin membunuh Perdana Menteri Inggris ketika itu, John Major. Bom-bom sudah disiapkan dan diposisikan secara matang di gedung di mana Major bekerja.
Di tahun 1991, sekelompok teroris yang tidak diketahui namanya, melakukan aksi gila dengan rencana menghancurkan Thomas Jefferson Cultural Center yang ada di Manila, Filipina. Semua rencananya awalnya sangat berhasil. Bahkan para teroris itu sukses memasukkan bom-bom waktu yang tinggal diatur waktu ledaknya saja.
Di tahun 1995, dua orang teroris yang tak diketahui namanya pernah ingin mencoba melakukan aksi teror paling gila dalam sejarah. Mereka ingin membunuh Paus John Paul II, membajak sebuah pesawat yang diisi bom, lalu menabrakkan pesawat ini ke gedung CIA dan membunuh semua yang ada di sana.
Harus kita akui meskipun gagal, tapi aksi terorisme ini sangatlah mengerikan. Tidak bisa dibayangkan seandainya sukses, aksi ini mungkin bisa jadi tragedi yang tak kalah mengerikan dari 9/11 yang gila itu. Mudah-mudahan ke depannya tidak ada hal-hal yang semacam ini. Sudah cukup umat manusia dibikin sengsara karena aksi-aksi terorisme yang pernah terjadi.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…