Prosesi Pemakaman Erri [image source]
Setelah melakukan pencarian selama sehari (19/5), akhirnya Tim SAR mampu menemukan tubuh dari Erri Yunanto. Pemuda yang masih aktif sebagai salah satu mahasiswa di Universitas Atma Jaya Yogyakarta ini ditemukan meninggal dunia.
Tim SAR sebelumnya menunda pencarian karena saat keadaan sudah gelap tubub Erri belum nampak. Medan yang sangat sulit membuat pencarian dilanjutkan pada hari berikutnya. Akhirnya setelah lama mencari pada lubang kawah jenazah Erri ditemukan. Berikut ulasan selengkapnya beserta prosesi pemakamannya.
Seperti yang sudah diduga sebelumnya. Seorang yang jatuh ke dalam lubang magma kecil kemungkinan untuk bisa hidup. Terlebih medan yang sangat curam membuat orang yang jatuh akan terpelanting pada bati-batuan.
Keadaan jasad terakhir Erri masih simpang siur. Pihak kepolisian masih enggan memberikan penjelasan dengan jelas. Banyak orang menduga jika jasad Erri akan hancur karena terpanggang kawah Merapi. Tapi ternyata hal itu tidak terjadi.
Sehari sebelum Erri pergi, keluarga merasakan hal yang aneh padanya. Erri sudah besar dan tidak biasanya ingin tidur dengan kedua orang tuanya. Padahal di rumah Erri sudah memiliki kamarnya sendiri.
Setelah divisum, jenazah Erri langsung diserahkan kembali kepada keluarga. Pemakaman Erri berlangsung hari yang sama di rumahnya Sleman. Keluarga menyambut jenazah korban dengan sangat sedih. Erri yang dikenal sangat mudah bergaul justru harus berakhir seperti ini.
Kecelakaan yang menimpa Erri bukanlah semata-mata kesalahannya. Memang benar dia melakukan selfie di tempat yang berbahaya. Namun keadaan alam juga mendukung hal ini terjadi. Salah satunya adalah keadaan batuan yang masih muda di tempat jatuhnya Erri.
Ini bukan kisah horor. Instagram Erri Yunanto memang mengunggaj beberapa foto baru pada 20 Mei yang lalu. Namun pengunggahnya adalah dari pihak keluarga Erri sendiri. Keluarga mengucapkan salam perpisahan bagi putra dan adik kesayangan mereka itu lewat foto-fotonya.
Selain itu mereka minta doa agar Erri bisa beristirahat dengan tenang dan diterima di sisi-Nya. Ada sebuah caption di Instagram Erri yang begitu menggugah, seolah menghantarkan kepergiannya selepas dari Merapi. “Puncak Merapi sudah kugapai, puncak langit memanggilku…dan kini aku berada disamping-Nya dgn tenang…”
Apabila di alam yang masih sangat liar, satu hal yang wajib kita lakukan adalah berhati-hati. Memperhatikan sekitar dan tidak melakukan hal-hal yang berbahayam serta tetap rendah hati karena manusia begitu kecil di antara alamnya. Selamat jalan Erri Yunanto, semoga tenang di sana.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…