Bulan Mei akan selalu diingat sebagai bulan kelam bagi bangsa ini. Sebelum memasuki era reformasi, negara ini mengalami peristiwa berdarah yang meninggalkan luka dalam bagi banyak orang. Peristiwa itu akan selalu dikenang sebagai salah satu titik terendah bangsa ini.
Hingga saat ini, masih banyak simpang siur berita tentang apa dan bagaimana kerusuhan tersebut terpecah. Indonesia kala itu mengalami masa-masa darurat. Untuk mengenang peristiwa menyayat hati, berikut Boombastis menyajikan beberapa fakta tentang kerusuhan Mei 98.
1. Diawali dengan Krisis Finansial Asia
Krisis Asia dimulai di Thailand pada Juli 1997. Kala itu mata uang, bursa saham dan harga aset lainnya di Asia anjlok. Peristiwa ini kemudian dikenal rakyat Indonesia sebagai “krismon” alias krisis moneter. Harga-harga kebutuhan pokok melambung. PHK terjadi dimana-mana.