Mahasiswa merasa tidak bisa lagi diam. Mereka berpikir, jika tidak ada lagi yang bisa menyuarakan rakyat, maka mereka harus bergerak. Seperti aksi mahasiswa yang turun ke jalan pada tahun 1965, maka mahasiswa kembali turun ke jalan dengan reformasi sebagai tuntutan utamanya.
Tewasnya Mahasiswa Trisakti Menuai Amarah [imagesource]Salah satu aksi damai mahasiswa dipusatkan di Semanggi. Namun, aksi damai ini dibalas “brutal” oleh pihak militer. Empat orang mahasiswa Trisakti tewas tertembus timah panas. Hal ini memancing kemarahan warga dan mahasiswa di daerah lainnya di seluruh Indonesia. Kerusuhan tidak dapat dihindarkan.