Indonesia memang dikenal sebagai negara maritim, karena lokasinya memang berada di antara banyak perairan. Memang sih, begitu banyak sungai di negeri kita jadi berkah tersendiri bagi masyarakatnya. Melimpahnya air bisa dimanfaatkan untuk mandi, mencuci hingga konsumsi. Tapi, bukan berarti keunggulan tersebut tidak memiliki kekurangan.
Selain menghidupi manusia, luasnya perairan di Indonesia juga jadi rumah mewah bagi predator buas seperti buaya. Tentu kita tahu, bukan sekali dua terjadi insiden di mana warga jadi korban serangan binatang tersebut. Dan berikut ini adalah beberapa kasus mengerikan, ketika buaya liar tengah berburu manusia untuk dijadikan mangsa.
Salabiah, warga Soekarno Hatta, RT 03, Singa Gembara, Sangatta Utara, Kalimantan Timur masih beruntung karena nyawanya bisa diselamatkan setelah diterkam buaya sepanjang tiga meter. Kejadian mengerikan itu bermula saat ibu rumah tangga tersebut mandi di sungai belakang rumahnya. Namun, tiba-tiba saja predator ganas menerkam Salabiah.
Arman, seorang kakek berusia 57 tahun, warga Desa Singa Geweh, Kecamatan Sangatta Selatan, Kutim juga jadi korban buaya. Insiden tersebut terjadi pada 17 Maret 2017 lalu. Awalnya, Arman kala itu hendak mengambil air di sungai di jam 18.00 WITa. Sesampainya di tepi sungai, Arman langsung melempar jerigen air. Namun, tiba-tiba saja buara muara yang diperkirakan memiliki panjang tiga meter langsung menyambarnya. Arman pun jatuh ke sungai, namun beruntung ia menemukan batang bakau tak jauh darinya. Dengan sigap ia meraih batang tersebut dan berpegang kuat-kuat.
Profesinya memang nelayan, mencari ikan sudah jadi kebiasaan. Tapi nahas bagi Tahir di pertengahan Juni 2017 lalu. Warga Desa Pemeliangan, Kecamatan Sebuku, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara tersebut jadi korban sambaran buaya. Menurut tetangga korban yang bernama Ibrahim, kejadian itu bermula saat Tahir tengah memancing seorang diri di atas perahu.
Malang nian nasib Ibrahim, pemuda 26 tahun warga Desa Santan Sari, Kecamatan Sembawa, Kabupaten Banyuasin. Awalnya, korban pamit untuk cari rumput. Namun, karena tak kunjung kembali, keluarga khawatir dan melakukan pencarian esok harinya. Saat ditemukan, kondisi tubuh Ibrahim masih utuh, namun jasadnya dikelilingi lima ekor buaya.
Seorang warga Tanjung Jabung Timur juga menjadi korban serangan buaya. Kejadian nahas tersebut terjadi pada Sabtu petang, tanggal 29 Juli 2017 lalu. Awalnya korban berangkat dari rumahnya untuk mencari udang dengan menggunakan perahu. Saat berada di sungai, tiba-tiba saja korban diterkam buaya berukuran besar.
Itulah deretan kejadian nahas warga yang diserang buaya di tahun 2017 ini. Dengan adanya beberapa korban, semoga masyarakat yang tinggal di sekitar perairan lebih waspada jika melakukan aktivitas. Ada baiknya jika selalu membawa batang kayu atau besi tiap kali ke sungai untuk berjaga-jaga.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…