arak
Sebagai negara dengan mayoritas penduduknya beragama Islam, keberadaan tuak atau arak tentu sangat meresahkan masyarakat. Meski demikian, kita juga tidak bisa memungkiri bahwa minuman tradisional beralkohol itu adalah salah satu warisan budaya yang sudah ada sejak puluhan atau bahkan ratusan tahun yang lalu.
Terlepas dari boleh atau tidaknya mengonsumsi tuak dari segi agama atau sosial, minuman ini tetap menarik banyak orang untuk mencobanya. Ada yang menenggak tuak karena penasaran, karena memang suka dengan alkohol, atau ikut-ikut karena merupakan tradisi di daerahnya. Anyway, inilah arak asli buatan Indonesia yang masih eksis sampai sekarang itu.
Keberadaan arak Bali sudah menjadi legenda di kalangan para traveler dari dalam maupun luar negeri. Minuman beralkohol yang dibuat dari nira ini diproses dengan sangat sederhana hingga secara kualitas masih sangat terjamin. Keadaan ini membuat arak di kawasan Bali terutama Karangasem selalu diminati oleh banyak orang. Bahkan ada yang sengaja memborongnya untuk dikonsumsi sendiri atau dijual kembali.
Tuban adalah salah satu Kota Wali di mana Sunan Bonang dimakamkan di sini setelah wafat. Selain dikenal sebagai tempat penyebaran Islam di kawasan Jawa Timur ternyata Tuban juga dikenal sebagai Kota Tuak. Di kota ini, semua orang akan dengan mudah mendapatkan tuak yang memiliki kadar alkohol yang cukup tinggi.
Dari Bali dan Jawa sekarang saat ke kawasan Sumatra. Di kawasan Sumatra Utara khususnya Batak Toba, masih banyak ditemukan kedai tuak atau lapo tuak. Kedai ini menjual minuman yang berasal dari fermentasi nira aren yang dikenal memiliki kadar alkohol yang sangat tinggi. Biasanya para pria di kawasan ini akan berkumpul di kedai tuak setiap malam lalu minum hingga mabuk atau batas kemampuannya.
Berbeda dengan tiga daerah yang telah dibahas sebelumnya. Tuak yang dihasilkan oleh suku Dayak berasal dari fermentasi ketan atau beras. Selain itu, beberapa komponen seperti rempah juga kerap ditambahkan untuk memperkuat rasa dan juga memberikan manfaat untuk tubuh ketika nanti dikonsumsi.
Demikianlah bahasan singkat tentang tuak dan arak asli buatan Indonesia yang masih diminati banyak orang. Oh ya, minuman ini beralkohol, jangan sesekali meminumnya jika tidak sesuai dengan keyakinan Anda.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…