ritual Kenya
Setiap negara di dunia memiliki tradisi yang kadang sangat aneh dan gila. Misal di Jepang ada festival alat kelamin pria yang telah telah ada sejak lama. Lalu di India ada tradisi memukul kepala dengan batok kelapa hingga lempar-lemparan dengan batu. Tradisi yang telah disebutkan sangatlah gila hingga kadang tak bisa diterima dengan akal sehat.
Masalah tradisi yang aneh ternyata tidak dikuasai oleh bangsa-bangsa di Asia saja. Di Afrika seperti Kenya, tradisi super aneh yang kadang lebih gila dari tradisi mana pun kerap terjadi. Jika Anda masih kurang percaya jika Afrika itu penuh kegilaan, coba tengok tradisi Kenya yang bisa membuat Anda ngeri-ngeri miris.
Beberapa suku pedalaman di Kenya masih mempraktikkan budaya tukar istri yang terdengar sangat aneh. Jika seorang pria mengunjungi rumah rekannya, pria itu bisa meniduri istri dari rekannya tersebut. Pelayanan bagi tamu adalah hal yang sangat penting hingga harus dijalankan dengan sebaik-baiknya. Selain makanan dan tempat tidur, istri pun dianjurkan untuk melayani tamu.
Perempuan yang telah disunat di Kenya sering disebut dengan mitumba. Mereka telah mengalami mutilasi pada beberapa bagian organ reproduksi di bagian clitoris dan labia. Di Kenya, perempuan yang telah disunat memiliki harga jual yang tinggi. Maksudnya, jika dia dipersunting, maka kompensasi yang harus diberikan oleh keluarga pria sangat besar.
Di Indonesia maupun di sebagian besar negara dunia, memukul istri adalah hal mengerikan yang bisa dianggap sebagai kejahatan. Seorang pelaku kekerasan bisa dimasukkan ke dalam penjara dengan hukuman yang cukup berat. Di Kenya tidak demikian, memukul justru dianggap sebagai hal benar dan tidak melanggar hukum. Pemerintah menganggap hal ini biasa.
Wanita di kawasan Kenya banyak kehilangan haknya sebagai manusia. Di Kenya, wanita dianggap sebagai properti atau harta yang bisa diwariskan kepada suku ketika suaminya meninggal. Janda yang kehilangan suaminya langsung menjadi hal dari suku yang bisa dimanfaatkan dengan baik. Setiap orang yang ada di suku bisa menidurinya tanpa perlu meminta izin.
Bagi beberapa suku di Kenya, kematian adalah festival besar yang bisa berlangsung selama 40 hari. Saat suami meninggal dan dikuburkan, istri bisa melarikan diri untuk melakukan sebuah ritual pembersihan pada dirinya. Gelar janda yang dimiliki bisa dihilangkan hingga dia bisa menikah lagi dengan pria mana pun yang kelak dicintainya.
Inilah lima tradisi super aneh di Kenya yang benar-benar gila. Bagaimana mungkin wanita di sana diperlakukan dengan sangat buruk. Dipukul, dimutilasi organ reproduksinya, hingga diwariskan ke suku adalah hal mengerikan yang seharusnya telah dihapuskan. Bagaimana menurut Sobat Boombastis?
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…