Kota Kuno
Perang adalah peristiwa yang menghancurkan apa saja tanpa terkecuali. Manusia yang hidup di sana bisa terkena tembakan atau bahkan meledak karena bom. Kota bisa hancur lebur dan menjadi kawasan mencekam dan tidak layak untuk ditinggali. Selain dua hal tersebut, perang juga merusak banyak bangunan sejarah tidak ternilai yang susah untuk dikembalikan lagi.
Bangunan ini ada sejak ribuan tahun yang lalu, sayangnya karena ulah tangan tidak bertanggung , bangunan itu jadi ambruk. Mirisnya lagi, bangunan yang dirusak itu jumlahnya tidak hanya satu saja. Ada puluhan bangunan bersejarah yang dirusak tanpa sebab. Berikut beberapa contoh bangunan bersejarah itu.
Palmyra adalah kota kuno yang ada di Suriah. Kota ini konon dibangun pada milenium kedua sebelum masehi. Setelah bertahan selama bertahun-tahun kota ini akhirnya ditinggalkan dan akhirnya ditemukan lagi pada era modern. Palmyra memiliki desain yang unik dan bangunannya memiliki fungsi yang berbeda-beda. Di duga ada tiga kebudayaan yang pernah bernaung di sini, pertama adalah Aramaic lalu Arabic, dan Greco-Roman.
Masjid Besar Samarra adalah salah satu masjid terbesar di dunia. Dibangun pertama kali pada abad ke-9, masjid ini menjadi salah satu situs bersejarah tertua yang terletak di kawasan Sungai Tigris, sebelah utara Baghdad. Masjid ini memiliki tower yang unik dengan tinggali 52 meter dan berbentuk spiral sehingga pengunjung bisa naik ke atas menara dari luar.
Nimrud adalah sebuah kota kuno yang berasal dari peradaban Assyrian. Kota Nimrud pertama kali dibangun pada tahun 1274-1245 SM. Orang yang membangunnya adalah raja pertama bernama Shalmaneser I. Memasuki dunia modern, kota ini terbengkalai dan tidak berpenghuni sebelum akhirnya ditemukan lagi dan dianugerahi sebagai warisan budaya dunia.
Kota Kuno Cyrene adalah kota yang dahulu masuk dalam wilayah penting dari Yunani Kuno. Bahkan kota ini masuk dalam daftar kota paling banyak ditinggali dan digunakan sebagai pusat pemerintahan. Kota ini dibangun pertama kali pada tahun 630 SM dan ditinggali oleh penduduk hingga abad ke-4 masehi. Setelah abad ke-4 kota ini ditinggalkan begitu saja sebelum ditemukan lagi pada era modern.
Inilah tempat bersejarah yang akhirnya hancur lebur karena perang. Bangunan yang seharusnya dilindungi karena memiliki nilai sejarah tinggi justru dikorbankan atas nama perang. Semoga bangunan bersejarah lain di dunia masih bisa dilindungi dan tidak bernasib seperti bangunan di atas.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…