Soekarno Cinta Makanan Indonesia
Orang bilang, ‘eat like no one is watching’. Soekarno dalam hal makanpun tidak muluk-muluk. Ia suka makan dengan tangan, dengan menu rumahan orang indonesia kebanyakan. Sayur lodeh, sayur asem, nasi, ikan asin, hingga sambal. Setelah makan, pria kelahiran Blitar itu suka sekali merokok atau minum kopi.
Menunya cukup sederhana. Nasi, sayur daun singkong, sambal dan ikan asin. Buahnya sawo dan pisang, sedangkan minumannya adalah teh. Menu bersahaja, tapi terasa nikmat karena dinikmati bersama orang-orang yang dekat dengannya. Ia juga suka makan sate ayam di sebuah rumah makan di Menteng yang dulunya bernama Tungkong. Ia selalu mengajak anak-anaknya makan di sana bersama.