Halo pembaca setia Boombastis, kali ini kembali kita akan membahas soal dunia persinetronan tanah air. Topiknya gak jauh dari sinetron jadul, tapi mari kita persempit ruang lingkupnya menjadi sinetron jadul bergenre horor atau hantu. Kamu mungkin sudah jengah dengan sinetron sekarang. Bukan karena soal kekakuan akting para pemainnya atau minimnya pesan moral yang dikandungnya. Tapi, sinetron zaman sekarang tuh terlalu monoton karena topiknya melulu soal cinta-cintaan. Lain halnya dengan sinetron zaman dulu, yang genrenya begitu berwarna. Salah satu yang paling digemari adalah sinetron hantu/horor.
Menyaksikan sinetron horor/hantu itu punya keunikan tersendiri. Ada semacam perasaan was-was dan ngeri ketika menunggu momen kehadiran si hantu, mengintip apa yang sedang terjadi lewat celah jari-jemari kita karena tak kuasa menyaksikan secara penuh, tapi di situlah keseruan menonton sinetron bergenre tersebut. Belum lagi kita secara tidak langsung akan mengasah kemampuan memori kita, karena di kelas pada keesokan harinya, kita akan saling berlomba untuk menceritakan kembali keseruan sinetron yang telah kita saksikan itu. Jadi, mana aja sih sinetron hantu/horor yang paling nyeremin?
Film ini berkisah tentang sekumpulan remaja yang senantiasa menemui hal-hal mistis di sepanjang perjalanan mereka. Di sekolah, di tempat wisata, hingga tentunya rumah gedongan yang entah kenapa selalu saja digentayangi oleh arwah penasaran. Episode awalnya sendiri mengisahkan seorang gadis berusia 15 tahun yang belakangan baru menyadari bahwa dirinya menyimpan kemampuan indera keenam sehingga dapat melihat makhluk-makhluk tak kasat mata. Tak cuma horor sih, di sini juga diselipkan berbagai adegan kocak dan romantis antara para pemainnya.
Misteri Gunung Merapi juga merupakan salah satu judul sinetron paling fenomenal yang tayang di awal milenium kedua. Sebuah kisah misteri yang berfokus pada sosok Mak Lampir. Seorang wanita tua pengguna ilmu hitam yang sepertinya tak bosan-bosannya berulah dengan sebuah kerajaan. Paling membekas dalam ingat kita tentu saja pekik tawa menyeramkan dari si sosok Mak Lampir itu.
Premisnya kira-kira begini, si Ucil, yang diperankan oleh Ony Syahrial, melarikan diri dari kejaran tuyul algojo. Terdamparlah ia di sebuah pantai dan bertemu dengan jin laut yang kelak bakal jadi sohib seperjuangannya, Kentung. Lambat laun Ucil bertemu dengan Mbak Yul, manusia baik hati yang selalu menolongnya.
Sebuah sinetron yang terinspirasi dari sebuah kisah urban di Ibu Kota. Awalnya Mariam, sosok makhluk gaib tapi berwajah manis penunggu jembatan Ancol, berkomplot dengan Karina (Ozy Syahputra) untuk menyelamatkan Gilang, yang diperankan oleh aktor ganteng Ari Wibowo, yang nyaris tewas akibat usaha pembunuhan dari seorang pria yang tak rela jika wanita yang dicintainya jatuh ke pelukannya.
Sinetron hantu atau horor terakhir yang kita bahas adalah Jadi Pocong. Dibandingkan dengan nama-nama di atas, Jadi Pocong mungkin menjadi sinetron populer di urutan terbawah. Tapi, tetap saja nuansa horor mencekat yang dihadirkannya sedikit banyak membuat kita jantungan. Biang keroknya adalah si Mumun. Seorang wanita yang tewas dalam sebuah kecelakaan mobil. Ketika dikuburkan, ikatan tali pocongnya lupa untuk dilepas. Sejak saat itulah si Mumun mulai meneror orang-orang.
Itulah kira-kira sinetron horor/hantu yang paling berkesan dan layak untuk dikenang. Memang, tak semua judul di atas murni menyajikan kengerian yang membuat kita takut melihatnya, karena ada juga selipan adegan atau obrolan kocak di dalamnya. Namun, semuanya disajikan dengan takaran yang pas, kok. Jadi, sinetron mana nih yang bikin kamu mesti ditemenin ortu buat ke kamar mandi?
Sebuah video viral di media sosial menunjukkan seorang bocah kecil bermain skuter sendirian di tengah…
Dunia sepakbola Indonesia sedang geger-gegernya. Jelang lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang bakal diselenggarakan di…
Aktor laga Sandy Permana, yang dikenal lewat perannya dalam sinetron kolosal, ditemukan tewas dengan luka…
Hampir setiap hari masyarakat Indonesia mengernyitkan dahi dengan kasus-kasus absurd tapi nyata yang hadir di…
Kasus memilukan terjadi di sebuah sekolah dasar swasta di Medan, Sumatera Utara, ketika seorang siswa…
Ketika banyak orang berharap 2025 lebih baik dari sebelumnya, awal tahun ini justru diawali dengan…