Beberapa orang sih gampang bangun sahur, terus makan dan balik ngebo lagi. Namun banyak tuh yang bangun aja susah. Boro-boro mau makan sahur, mau minum air saja imsyak sudah berkumandang. Akhirnya gagal sahur, nggak bisa tidur lagi gara-gara kelaperan dan siangnya kayak mayah hidup. Bawaannya lemes terus, pengennya Cuma tidur biar enggak batal puasa.
Nih, ada tujuh hal hebat bisa kita lakuinkalo pengen bangun sahur tepat waktu. Dijamin bakalan melek lebar. Enggak ngantuk lagi dan bisa ngabisin sepiring nasi. Nggak percaya? Nih coba baca dan buktiin sendiri!
Masalah utama kita nggak bisa bangun tuh karena nggak ada yang bangunin. Terutama orang-orang yang ngekos, atau tinggal jauh dari ortu. Bisa dipastiin, sebulan puasa Cuma beberapa kali bangun sahur, beberapa yang lain keburu imsyak dan cuma bisa nenggak air putih dua gelas buat ganjel.
Kalau punya tiga hape, coba semua alarmnya dihidupin. Setel semua dengan volume tertinggi. Pilih nada dering yang paling annoying dan ngagetin, kalau bisa suara penyanyi rock yang lagi teriak! Untuk menghindari tangan jahil kita yang main matiin alarm gara-gara nggak sadar. Coba letakkan hape agak jauh dari kasur. Kalau perlu sembunyiin di bawah kasur.
Ke dokter THT mahal, bro! Lagian duit THR bisa habis kalau Cuma mau benerin telinga. Oke kita pakai cara lain yang lebih efisien dan memiliki tingkat keberhasilan super duper tinggi. Cara ini diyakini memiliki tingkat keberhasilan 100%. Kebangetan kalau tetep nggak bisa bangun, serius!
Cara ini mungkin terdengar agak beda dari tiga cara sebelumnya. Tapi sungguh. Kalau kita tidur dengan berdoa. Lalu dalam hati minta dibangunin saat sahur. Viola! Belum waktunya sahur kita sudah bangun. Kayak ada yang bangunin, entah apa. Ya, anggep saja malaikat yang bangunin kita.
Hal khas dari bulan puasa adalah banyaknya tukang ronda dadakan. Padahal pas hari biasa saja males-malesan. Alasannya males lah, adem lah, nggak ada temannya lah. Nah pas bulan puasa, tukang ronda bakalan membanjir. Bahkan baru jam 2 pagi sudah banyak yang heboh pukul-pukul kentongan atau galon.
Kalau telinga sudah tak lagi memberikan harapan untuk membangunkan kita saat sahur. Maka berikan tanggung jawab itu kepada hidung. Syarat utamanya adalah tidur di deket dapur. Kita pekerjakan hidung mungil kita menjadi alat hebat yang dapat mengenali bau makanan yang sedang di masak di dapur.
Kalau apa-apa udah nggak bisa. Yausdah jangan tidur. Habis Sholat Tarawih bisa tadarus dulu di Masjid. Lalu pulang ke rumah buat baca atau nonton TV. Kalau ngantuk ganjel pake kopi atau cuci muka terus menerus. Dijamin kita bakalan enggak telat buat sahur.
Sahur atau pun tidak sebenarnya nggak begitu ngaruh dengan performa kita saat puasa. Yang penting jangan lupa niat. Takutnya udah sahur, sudah laper seharian, eh niatnya kelupaan. Kan jadi rugi. Apa yang kita lakuin seharian nggak dapet apa-apa. Selalulah fokus dan bersungguh-sungguh saat berpuasa. Marhaban Ya Ramadhan!
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…