pengorbanan manusia
Di masa lalu, ritual-ritual pengorbanan manusia masih banyak terjadi di masyarakat dunia. Mereka melakukan itu untuk mengharapkan sesuatu dari apa yang mereka yakini, misal dewa. Dengan melakukan ritual pengorbanan pada manusia, maka apa yang mereka inginkan akan terwujud dengan cepat. Misal mereka ingin hujan, ingin panen melimpah, hingga menolak bencana yang diramalkan akan datang.
Ritual dari pengorbanan manusia ini tentu beraneka ragam. Namun apa yang akan ada baca di bawah ini adalah yang paling sadis. Mereka tega melakukan hal seperti itu meski sesama manusia. Langsung saja mari kita bahas satu per satu 5 cara paling sadis yang dilakukan saat ritual pengorbanan manusia.
Berdasarkan beberapa data dari Phoenician dan Carthaginian, ada sekelompok agama yang melakukan ritual mengerikan di kala itu. Mereka kerap sekali mengorbankan anak-anak mereka yang masih bayi dengan desa dan juga kehidupan mereka akan lepas dari mara bahaya selama beberapa waktu.
Bangsa Aztec memang dikenal sangat mengerikan dalam hal pengorbanan manusia. Bangsa ini kerap melakukan pemotongan jantung dari musuh yang nantinya akan digunakan sebagai ritual persembahan kepada dewa matahari bernama Huitzilopchtli. Selain membunuh dengan memotong jantung, ada satu ritual yang tidak kalah sadis.
Suku Maya memiliki kepercayaan jika melakukan pengorbanan pada manusia akan membuat mereka diberikan keberkahan. Biasanya saat kemarau panjang datang, Suku Maya akan melakukan ritual dengan melempar seorang gadis ke dalam lubang yang sangat dalam dan dinamai dengan cenote. Lubang ini dipercaya menghubungkan dunia ini dengan dunia kematian yang dipercaya akan memberikan apa saja yang diinginkan.
Pada awal-awal peradaban Mesir kuno, banyak sekali pelayan yang dikorbankan untuk mati bersama dengan tuannya. Biasanya jika Firaun mati, para pelayannya harus ikut ke dalam kuburan. Mereka akan dikubur hidup-hidup berdekatan dengan sang raja. Para anggota keluarga kerajaan melakukan ini agar di dunia kematian Firaun masih memiliki pelayan hingga tidak perlu melakukan apa-apa dengan sendirian saja.
Di masa lalu, menjadi janda daerah Fiji sama halnya dengan ikut mati bersama suami. Bagaimana tidak, setelah suami dari wanita meninggal dunia, jenazah harus ditemani oleh istri. Dalam artian janda baru ini harus mati untuk memenuhi tradisi yang ada. Mereka harus dicekik dengan sangat kuat hingga akhirnya meninggal dunia dengan cepat dan mengenaskan.
Inilah lima cara paling sadis yang dilakukan dalam ritual pengorbanan manusia. Di masa lalu, nyawa manusia dianggap sebagai sesuatu yang mampu membuat dewa jadi luluh dan memberikan apa saja. Meski kita beruntung terlahir di jaman sekarang, beberapa ritual gila masih eksis di beberapa negara, bahkan di Indonesia.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…