Makanan dan tempat jualan [sumber gambar]
Tersedianya Go-food atau pesan makanan secara online membuat banyak sekali pelanggan yang merasa hidup lebih mudah. Apalagi untuk mereka yang mager keluar, tak punya cukup waktu untuk pergi ke lokasi warung yang bersangkutan, jasa ojol sangatlah membantu. Tak heran, kalau kemudian banyak warung yang bekerjasama demi lakunya dagangan mereka.
Namun, hal ini ternyata juga ada yang disalahgunakan loh. Hal ini terjadi di Yogyakarta. Beberapa warung menggunakan nama makanan yang mirip identic dengan kedai femes seperti bebek H. Slamet untuk melariskan dagangan mereka. Beberapa waktu lalu, salah satu warung abal-abal memberi nama Bebek Slamet –yang jelas-jelas mirip dengan bebek H. Slamet.
Hal ini bisa membuat bingung para pembeli yang akan melakukan order makanan di sana, sehingga salah sedikit maka makanan yang dipesan tak sesuai dengan ekspektasi. Parahnya lagi, warung ini punya pelayanan yang jauh berbeda dari warung aslinya, mulai dari kebersihan hingga rasa dari makanannya.
Tempat yang disebut Warung Ijo ini beroperasi di beberapa titik yang ada di Jogja ya, guys. Mereka menggunakan politik berdagang yang sangat cerdik. Satu pedagang ini punya warung di 8 lokasi berbeda yang tersebar di Yogyakarta. Tiap satu warung ada 11 tenant di Go-Food. FYI, buat Sahabat Boombatis yang masih bingung, 11 tenant ini adalah akun yang terdaftar di aplikasi ojek online (mengatasnamakan makanan tersebut). Jadi, warung yang dimiliki ada 8, setiap warung punya 11 menu makanan yang sengaja dimirip-miripkan dengan makanan tertentu yang terkenal enak. Singkatnya, setiap satu warung ada 11 hape yang berisi masing-masing 1 akun makanan.
Adapun penamaan sama seperti makanan-makanan femes ini memang disengaja, karena target utama si pemilik warung adalah para wisatawan dan orang-orang yang mungkin belum terlalu paham dengan makanan Jogja tapi ingin mencoba. Atau mungkin para wisatawan yang kelaparan tengah malam, karena semua warung ini buka selama 24 jam. Memang terniat ya?
BACA JUGA: Menengok 5 Warung Makan Viral yang Beri Harga Selangit untuk Pengunjungnya
Thread dari akun Twitter @javafoodie_ ini dibuat agar para wisatawan yang berlibur atau mungkin siapapun yang berada di Jogja lebih hati-hati dalam memilih tempat membeli makanan. Sebelum membeli, lebih baik melihat review dan bintang yang ada, karena hal tersebut bisa sangat berpengaruh. Lagian, tak ada yang mau juga kan kalau makanan yang dipesan ternyata sudah busuk, tidak terjamin kebersihannya, serta harganya mahal?
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…