Semasa panasnya Perang Dingin, Soviet diketahui mengembangkan sebuah senjata bilogis mengerikan. Senjata ini berbentuk semacam cairan kimia yang tidak berbau dan berasa. Ia bisa dicampurkan ke dalam makanan atau pun minuman tanpa mengubah apa pun. Racun yang bernama C-2 ini konon juga tidak bisa diidentifikasi meskipun korbannya sudah meninggal.
Penjara Gulag [Image Source]Hal yang mengerikan adalah percobaan racun ini benar-benar menggunakan manusia, tepatnya para narapidana di Penjara Gulang. Racun C-2 dicampurkan di makanan serta minuman tahanan. Racun ini sukses dan bisa membunuh tahanan tak kurang dari 15 menit. Selanjutnya, misi pemerintah Soviet adalah meracuni para tokoh dunia. Untungnya rencana ini pada akhirnya ketahuan seiring dengan pecahnya Soviet.
Hanya seorang lulusan IT yang nyasar ke dunia tulis menulis. Pengalamannya sudah tiga tahun sejak tulisan pertama dimuat di dunia jurnalisme online. Harapannya bisa membuat tulisan yang super kece, bisa diterima siapa pun, dan juga membawa influence yang baik.