Psikologi adalah salah satu cabang ilmu pengetahuan yang baru populer di abad ke-20. Selama beberapa puluh tahun, ilmu ini berkembang dengan sangat pesat hingga tak bisa dikontrol lagi. Psikologi semakin gencar mempelajari kebiasaan, perilaku, hingga gangguan yang terkait dengan mental pada manusia. Sayangnya percobaan ini akan sulit terjadi, jika tidak melihat secara langsung situasi nyata orang yang sedang mengalami gangguan psikologi.
Baca Juga : 5 Foto Mencengangkan Orang-orang yang Berusaha Lari dari Kematian
Akhirnya tujuh percobaan mengerikan ini dibuat untuk membuktikan suatu dugaan. Sayangnya, percobaan yang dilakukan justru membuat ilmuwan nampak tak beretika. Well, langsung saja kita bahas percobaan apa sajakah itu!
Awalnya David adalah seorang pria, namun saat masih kecil, sebuah gangguan prosedur membuat organ kelaminnya terbakar. Untuk mengatasi hal ini, seorang dokter menyarankan agar si bayi ganti kelamin saja. Orang tua David awalnya tak menyetujui permintaan ini. Namun akhirnya mereka menerima saja meski terpaksa. Mengetahui hal ini, dokter menjadi senang karena memiliki objek untuk uji coba dan pengamatan.
Percobaan yang dilakukan oleh Dr. Harry Harlow adalah percobaan yang sangat mengerikan. Ia mengambil bayi kera jenis rhesus lalu menaruhnya dalam jeruji besi. Ia membiarkan kera itu di sana selama setahun untuk mengetahui reaksi yang terjadi pada psikologi kera. Jika pada kera berhasil, maka ia bisa membuat dugaan yang nyaris sama jika perlakuan itu diberikan kepada manusia.
Pada tahun 1965, seorang psikolog bernama Mark Seligman melakukan percobaan kepada 3 kelompok anjing. Ia ingin mengetahui apakah anjing memiliki sifat pasrah terhadap masalah yang ia hadapi. Mark memberi perlakukan berbeda pada 3 kelompok anjing yang akhirnya diamati perilakunya secara saksama.
Pada tahun 1920, seorang ilmuwan bernama John Watson ingin menguji adanya rasa takut pada anak. Ia menggunakan anaknya sendiri yang saat itu masih berusia 9 bulan dan dijuluki dengan Little Albert. Watson menggunakan berbagai cara untuk membuat bayi itu mengalami ketakutan hingga akhirnya menangis dengan sangat keras.
Percobaan menggunakan hewan terutama kera, memang memiliki banyak sekali kelebihan. Kedekatan mereka dengan manusia, dipandang mampu memberikan gambaran mendekati nyata jika perlakuan itu diberikan kepada manusia. Akhirnya pada tahun 1969, ilmuwan mulai melakukan penelitian kepada kera dengan memberikan obat terlarang pada mereka.
Baca Juga :Jika Perang Dunia III Pecah, 9 Negara Ini Kemungkinan Jadi Tempat yang Paling Aman
Itulah 5 percobaan psikologi tak beretika yang dilakukan oleh manusia. Percobaan ini tak mengindahkan sisi kemanusiaan dan cinta pada makhluk hidup. Mereka hanya berpikir mengenai data yang akurat tanpa terlebih dahulu memikirkan dampak yang terjadi pada objek uji cobanya.
Belakangan ini, dunia perfilman Indonesia dihebohkan oleh pengangkatan Ifan Seventeen sebagai Direktur Utama PT Produksi…
Lagu ‘Garam dan Madu’ yang dibawakan oleh Tenxi, Jemsii, dan Naykilla menjadi fenomena musik yang…
“Ubur-ubur ikan lele. Kasus korupsi Pertamina nyembur, se-Indonesia heboh, le!” Heran melihat tiba-tiba banyak SPBU…
Kurma jadi salah satu makanan yang identik dengan bulan Ramadan. Setiap bulan suci ini datang,…
Komedian Nunung kembali menjadi sorotan setelah mengungkap perjuangannya melawan penyakit yang mengharuskannya menjalani pengobatan tanpa…
Band punk asal Purbalingga, Sukatani, menjadi sorotan setelah mengumumkan penarikan lagu mereka yang berjudul "Bayar…