in

Samai Korut, Ini 5 Aturan yang Harus Dipatuhi Para Menantu Konglomerat Korea Selatan

Menjadi ibu dan istri terdidik [Sumber gambar]

Tak akan ada habisnya jika berbicara mengenai negeri gingseng ini. Mulai dari industri perfilman dan musik, pelayanan kesehatan, bahkan perseteruan yang melibatkan dua negara Korut dan Korsel. Walaupun hidup berdampingan, kehidupan di dua tempat ini bagaikan langit dan bumi.

Ternyata, di tengah-tengah segala macam perbedaan gaya hidup ini, dalam mencari menantu, para konglomerat Korea Selatan sangat selektif sekali Saboom. Ibarat kata hampir sama dengan yang dilakukan Kim Jong Un saat akan memilih ibu negara yang akan mendampingi dirinya di kursi pemerintahan. Nah, langsung saja kita ulas peraturan yang harus dipatuhi jika ingin menjadi istri anak Chaebol Korsel.

Kehidupan pribadi adalah rahasia yang tak boleh diumbar

Kehidupan pribadi takboleh diumbar [Sumber gambar]
Kita pasti sering sekali mendengar istilah ‘ah, orang kaya mah bebas, ngapaian aja juga tak ada yang melarang’. Namun, nyatanya hal tersebut tidak berlaku untuk mereka yang ingin menikah dengan keluarga chaebol alias konglomerat Korea Selatan. Persyaratan pertama adalah semua harta yang mereka dapat harus rela ditukar dengan kebebasan. Ya, dalam artian semua tentang kehidupan pribadi mereka benar-benar dijaga, jangan sampai tercium oleh media. Tak ada kemesraan, kekayaan, serta aktivitas yang boleh diumbar.

Berkelakuan baik dan harus menjadi sosok ramah kepada siapapun

Harus ramah kepada siapa saja [Sumber gambar]

Benar, siapapun yang mau menjadi bagian dari keluarga yang bermandikan harta ini, maka mereka harus punya kepribadian baik, ramah kepada siapapun juga. Kalau peraturan ini sih tentu masih bisa dilakukan oleh orang biasa kan? Tujuan dari peraturan ini tentu agar martabat keluarga tersebut tetap terjaga di mata masyarakat, terus bisa dianggap sebagai keluarga baik-baik tanpa pernah tersandung masalah.

Walaupun kaya raya tetap ada aturan dalam berbelanja

Aturan belanja menantu konglomerat [Sumber gambar]
Nah, ternyata bergelimang uang dan barang mewah tak lantas membuat mereka abai terhadap kegiatan belanja-belanja ria. Seorang menantu perempuan diwajibkan untuk membeli sayur-mayur di pasar loh. Selain itu, semua struk dan catatan belanja harus disimpan dan tidak boleh hilang, bahkan untuk hal kecil harga murah sekalipun. Nah, kalau uang sudah melimpah, struk tersebut untuk apa lagi ya?

Wajib hukumnya hafal nama tetua keluarga dan ikut acara keluarga

Ilustrasi pemakaman keluarga [Sumber gambar]
Tentu ini menjadi hal yang paling urgent tapi membingungkan. Siapapun yang ingin menikah dengan putra-putri konglomerat, maka wajib hafal nama-nama tetua dalam keluarga. Bayangkan saja berapa banyak silsilah yang harus dihafal sebagai persyaratan ini. Jadi berasa dihadapkan dengan ujian mata pelajaran sejarah nih. Satu lagi hal penting, jika ada keluarga yang mempunyai hajatan, menikah, atau meninggal dunia maka mereka wajib hadir di perayaan tersebut. Hal ini tentu sebagai bentuk menghormati orang yang telah mengundang.

Menjadi sosok ibu dan istri panutan yang terdidik

Menjadi ibu dan istri terdidik [Sumber gambar]
Semua sepakat bukan jika ibu yang baik adalah yang melayani anak dan suami dengan sepenuh hati. Maka dalam adat pernikahan anak-anak chaebol di Korea Selatan, jika menantu tersebut adalah seorang perempuan maka ia harus siap sedia bangun pagi, menyiapkan sarapan pagi buta, serta harus berpendidikan. Seperti yang dialami oleh artis Noh Hyun Jung. Mantan presenter dan penyiar berita ini harus rehat dari dunia entertainment setelah menikah dengan anak pemilik perusahaan raksasa Hyundai, Chung Daesung pada 2006 lalu. Selepas menikah ia dan suaminya harus pergi ke Amerika kemudian belajar lagi di negeri Paman Sam tersebut.

Bagaimana? Kalau melihat dari komentar para penggemar, pasti jika itu kamu juga tidak akan sanggup menjalani kehidupan yang diikat oleh banyak aturan seperti itu. Benar sih bergelimang uang, memakai barang mahal, selalu bisa menikmati makanan berkelas, tetapi semua hal itu harus ditukar dengan kebebasan, tak sanggup kan Saboom?

Written by Ayu

Ayu Lestari, bergabung di Boombastis.com sejak 2017. Seorang ambivert yang jatuh cinta pada tulisan, karena menurutnya dalam menulis tak akan ada puisi yang sumbang dan akan membuat seseorang abadi dalam ingatan. Selain menulis, perempuan kelahiran Palembang ini juga gemar menyanyi, walaupun suaranya tak bisa disetarakan dengan Siti Nurhalizah. Bermimpi bisa melihat setiap pelosok indah Indonesia. Penyuka hujan, senja, puisi dan ungu.

Leave a Reply

Membuat Kaki Tersiksa, Ketahui 5 Penyebab dari Munculnya Penyakit Mata Ikan

Bukan Artis, Gaya Hidup Super Mewah 5 Anak Pengusaha Kaya Ini Sanggup Bikin Meringis