penyakit global warming
Selama ini kita hanya menganggap bahwa global warming atau pemanasan global menyebabkan naiknya suhu bumi, mencairkan es di kawasan kutub, menaikkan suhu air laut & permukaannya, dan perubahan iklim aneh secara global. Hal-hal yang telah disebutkan itu menyebabkan banyak spesies menjadi punah termasuk mungkin manusia di masa depan.
Selain menyebabkan hal-hal mengerikan di atas, pemanasan global juga menyebabkan munculnya penyakit baru yang mematikan. Penyakit ini muncul akibat mutasi genetis pasca pemanasan global atau bangkir dari tidur panjang setelah terjebak sejak zaman es di daerah kutub. Berikut penyakit mematikan yang hadir akibat global warming dan siap menyatroni manusia di dunia.
Barangkali Anthrax sudah tidak asing di telinga kita semua. Penyakit mematikan yang bisa menyerang mamalia dan manusia ini sempat menghebohkan Indonesia beberapa tahun silam. Sejak pemanasan global terjadi di berbagai sudut dunia, anthrax yang banyak terkubur di kawasan kutub utara seperti Siberia mulai keluar dari es yang mencari. Mereka akhirnya melambat dan mengenai rusa gunung yang hidup di kawasan itu.
Beberapa saat yang lalu, publik dunia mulai dihebohkan dengan munculnya virus dan penyakit Zika. Penyakit ini ditularkan oleh penyakit Aedes agypti yang biasanya membawa virus dengu. Seorang yang terserang penyakit ini akan mengalami demam ringan namun perlahan-lahan keadaan tubuhnya menjadi melemah. Untuk wanita yang sedang hamil, bayi yang lahir bisa saja mengalami microcepalus.
Tick adalah salah satu kutu yang mudah sekali menyebar dan menyebarkan virus ke banyak inangnya. Seperti halnya nyamuk, hewan ini suka sekali menggigit manusia dan mamalia lalu menyebarkan virus ganas dengan cepat. Saat suhu di bumi semakin meningkat, perkembangbiakan dari kutu ini semakin giras, bahkan sudah ditanggulangi jika sudah menjadi wabah.
Kolera memang bukan penyakit baru meski sangat mematikan. Di masa lalu, penyakit ini pernah menyebar dan menyebabkan bayak kematian di seluruh dunia. Di era modern seperti sekarang, kolera mulai banyak muncul di kawasan yang memiliki udara panas dan minimnya sanitasi seperti di kawasan kumuh Afrika. Parahnya lagi, pemanasan global membuat kolera semakin mudah menyebar dan berkembang biak.
BACA JUGA: Wong Kalang, Manusia Hutan Asli Jawa yang Konon Jadi Maestro Pembuat Candi
Inilah penyakit-penyakit mematikan yang akan muncul ketika pemanasan global terus terjadi di dunia ini. Jika pemanasan global tidak segera dicegah perkembangannya bisa dibayangkan bagaimana nasib umat manusia di masa depan.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…