Categories: Trending

6 Penjara Paling Humanis yang Memperlakukan Napi dengan Sangat Istimewa

Imajinasi kita tentang penjara tidak pernah bagus. Mengingat ini adalah tempatnya orang-orang yang berbuat salah dikumpulkan, maka bayangan kita biasanya sudah pasti tentang tempat kotak-kotak berjeruji yang di dalamnya sangat kotor. Belum lagi rivalitas di sana yang sangat kuat dan bahkan sampai ada macam-macam geng penjara yang bikin tempat ini makin horor lagi.

Tak menampik jika di pemandangan seperti itu memang ada, tapi tak semua penjara angker seperti itu. Beberapa ternyata mengemas lembaga pemasyarakatan yang bikin ngilu itu dengan lebih manusiawi. Ada yang memelintir kesan angkernya dengan lukisan-lukisan unik di dinding, ada pula yang tak tanggung-tanggung dengan memberikan fasilitas layaknya kamar kos atau apartemen.

Nah, berikut adalah penjara paling humanis yang ada di dunia. Indonesia juga masuk nih dalam salah satu daftarnya.

1. Penjara Halden, Norwegia, Bersih dan TV Flat di Tiap Sel

Penjara Halden sangat berbeda dari yang sering kita bayangkan. Tak ada kesan suram atau horor mencekam, di sini justru terasa suasana yang sangat syahdu, tenang dan penuh dengan hal-hal positif. Kita takkan menemukan teralis-teralis besi di sini, yang ada justru ruangan asyik yang lebih nyaman dari kos-kosan level menengah.

Beginilah suasana sel di penjara Halden, Norwegia. Bikin ngiri, ya? [Image Source]
Tak sampai situ, di sudut ruang tertentu ada banyak lukisan tembok yang seakan mengesankan tempat ini bukanlah hotel prodeo, melainkan kelas seni. Satu lagi yang tidak boleh dilewatkan dari penjara ini adalah fasilitas televisi flat yang terpasang indah di masing-masing sel. Hidup bahkan lebih baik di sini dari pada di luar sana.

2. Penjara San Pedro, Bolivia, Bagaikan Sebuah Kota Kecil

Dari luar penjara San Pedro di Bolivia nampak tak ada bedanya dari kebanyakan rutan. Namun begitu masuk ke dalam kita akan disuguhkan pemandangan yang luar bisa. Sama sekali tak nampak suasana wajah muram sambil mengantri makanan seperti yang ada di dalam film-film, justru di sini nuansanya begitu hidup dengan hiruk pikuk manusia.

Ya, di tempat ini anak-anak napi juga bisa diajak tinggal dan jadi penjara paling ramah anak [Image Source]
Di sini mirip dengan suasana kota kecil di mana semua warga berbaur. Sangat lively, di mana orang-orang sibuk dengan pekerjaannya masing-masing. Di sini, setiap sel dipatok dengan harga sewa. Jadi untuk bisa tinggal, para penghuni harus bekerja. Untungnya penjara San Pedro menyediakan banyak lowongan kerja, mulai dari tukang kayu sampai jadi pedagang. Tak ada tekanan atau saling menikam, semuanya sibuk bekerja untuk menghidupi dirinya di dalam penjara. Tak ada bedanya dengan dunia luar, bukan?

3. Penjara Otage, Selandia Baru, Malah Mirip Balai Latihan Kerja

Penjara umumnya adalah tempat untuk memperbaiki diri dan merenungi dosa-dosa, namun penjara Otage yang ada di Selandia Baru ini menawarkan konsep lain. Ya, tentu saja para napi yang ada di sini harus merenungi kesalahan mereka, namun pengelola penjara juga sekaligus meng-encourage mereka agar lebih semangat bekerja. Hasilnya? Super sekali seperti kata Pak Mario Teguh.

Selain dibekali dengan skill, sel-sel para napi juga sangat nyaman [Image Source]
Tak ada satu narapidana yang keluar dari tempat ini kecuali mereka sudah punya skill mumpuni. Entah menjadi engineering, tukang kayu handal, petani cerdas dan banyak lagi lainnya. Kerennya, ketika mereka usai menjalani masa tahanan, para napi akan diberi sertifikat kerja macam balai latihan kerja. Nah, sertifikat ini bisa dipakai sebagai bukti untuk membuat mereka gampang mendapatkan kerja di luar sana. Memberdayakan narapidana menjadi pribadi yang lebih produktif. Mantap.

4. Rutan Pondok Bambu, Menawarkan Sel Spesial Sesuai Budget Napi

Money rule the world, begitu kata orang-orang kapitalis. Memang benar sih, dengan uang kita bisa melakukan apa pun. Termasuk menyewa kamar-kamar indah yang ada dalam sel. Rutan Pondok Bambu yang ada di Jakarta ini misalnya, di sana kita bisa menyewa sel dengan spesifikasi tertentu sesuai dengan budget yang kita miliki.

Karaoke di Rutan Pondok Bambu, mau tes satu lagu? [Image Source]
Mau kamar biasa dengan tempat tidur seadanya, ada. Atau mau yang super lux dengan fasilitas Playstation 4 plus karaoke, juga tersedia. Tergantung dari kemampuan kita membayarnya. Kalau ini sih hanya manusiawi kepada orang-orang berduit saja sepertinya.

5. Justice Center di Austria Punya Bangunan yang Super Greget

Mindset penjara yang buruk itu, akan lebur seketika saat melihat Justice Center yang ada di Austria ini. Mewah, punya detail ornamen keren, sampai sel-selnya yang mirip kamar hotel kelas bisnis, adalah pemandangan yang bakal kita saksikan di sana. Alih-alih sebagai tempat para narapidana insyaf, tempat ini justru seperti hotel untuk libur sepekan.

Lebih mirip apartemen sih daripada lembaga pemasyarakatan [Image Source]
Tempat ini sendiri didesain oleh arsitek kenamaan Austria yang sudah memikirkan konsepnya selama bertahun-tahun. Ketika diimplementasikan, hasilnya luar biasa. Oh, satu lagi yang harus diketahui banyak orang tentang tempat ini. Apalagi kalau fasilitas tambahan seperti kolam renang yang airnya diganti beberapa hari sekali, gym, ruang hiburan dan juga lapangan futsal dan basket. Berbahagialah para terpidana seumur hidup di sini.

6. Penjara Aranjuez, Spanyol, Punya Ruang Khusus untuk Keluarga

Sejahat-jahatnya napi, mereka pasti punya sisi lain. Biasanya ini adalah tentang keluarga. Nah, hal ini pun dilihat sebagai hal yang perlu dipertimbangkan untuk direalisasikan dalam bentuk fasilitas oleh pengelola lapas Aranjuez, Spanyol. Hingga akhirnya mereka membuat sel khusus yang digunakan sebagai ruang keluarga.

Penjara Aranjuez adalah yang paling humanis di antara semua lapas di dunia [Image Source]
Ya, di sini istri dan anak si napi bisa tinggal bersama untuk beberapa hari. Ruangannya benar-benar didesain sangat homy seperti di rumah sendiri. Lengkap dengan playground kecil serta hiasan dinding Disney agar anak-anak betah. Napi pun akan menikmati quality time mereka sebelum akhirnya masa bersama berakhir. Manis sekali, ya?

Penjara tak selalu tentang tempat suram, buktinya deretan tempat di atas. Alih-alih menyediakan sel kusam penuh tikus dan toilet busuk, para pengelola lapas tersebut mengemas tempat hukuman ini menjadi sangat manusiawi. Para narapidana pun betah di sana. Bahkan tinggal di penjara tersebut jadi pengalaman seru yang positif dan meninggalkan kesan mendalam.

Share
Published by
Rizal

Recent Posts

Statemen Arra Bocah Viral Dianggap Menyinggung Pekerja Pabrik, Ortu Dikritik Netizen dan Psikolog

Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…

1 week ago

Profil Fedi Nuril, Sang Aktor yang Gencar Kritik Pemerintah dan Pejabat Publik

Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…

2 weeks ago

Kontroversi RUU TNI yang Mendapat Penolakan Masyarakat

Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…

2 weeks ago

Indonesia Airlines, Maskapai Indo tapi Memilih Berpusat di Singapura

Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…

2 weeks ago

Kasus Pencabulan oleh Kapolres Ngada, Akhirnya Pelaku Dimutasi

Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…

3 weeks ago

Terkuaknya Skandal Aktor Termahal Korea Selatan, Netizen: Hindari Pria Korea

Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…

3 weeks ago