Tanah Papua memang selalu mendapat pujian karena keindahan alamnya hingga SDA yang sangat melimpah. Namun di sisi lain, rupanya mutiara hitam ini juga dikenal sebagai “pabrik” para pemain sepak bola muda berbakat. Buktinya hampir setiap tahun selalu ada talenta muda Papua yang selalu jadi rebutan klub-klub besar dalam dan luar negeri.
Namun jika kita menengok lebih dalam, ternyata ada alasan khusus mengapa kualitas para pemain Papua ini bikin heboh dunia. Mulai dari bakat alami yang dimiliki hingga keadaan alam yang memang mumpuni untuk mencetak fisik para pemain di sana. Selengkapnya, simak ulasan berikut mengenai alasan Pemain Papua tetap berjaya.
Tidak dapat dipungkiri mengenai fakta Papua yang terkenal dengan segala keindahan alamnya. Ya, daratannya yang masih hijau membuat udara di sana juga baik bagi tubuh. Mungkin itu pula yang membuat kondisi fisik para pemain Papua jadi sengat gesit dan memiliki stamina yang luar biasa.
Jadi bukan hal yang aneh bukan semisal banyak penggemar sepak bola yang menyandingkan pemain Papua dengan top player di luar negeri. Salah satu bukti hebatnya kemampuan fisik orang Papua adalah aksi dari Terens Puhiri,yang berhasil menuai pujian dari banyak media asing karena kecepatannya larinya menggiring bola hingga menghasilkan gol di kadang lawan (Solo Run). Alhasil Terens Puhirin sendiri sempat dibandingkan dengan atlet lari tercepat di dunia, Usain Bolt karena skill sprintnya itu.
Pemberian julukan “pabrik” pemain muda di mutiara hitam ini bukan tanpa alasan. Ya, ternyata sejak dari kecil anak-anak Papua itu sudah lekat dengan yang namanya sepak bola. Buktinya, di Papua ada sebuah kawasan bernama Miei yang berlokasi di teluk Wondama. Di sanalah tempat yang disebut “embrio” sepak bola banyak ditemukan.
Meskipun memiliki bakat alami untuk bermain bola namun pastinya bakal sayang jika tidak ada lembaga pendidikan untuk memoles skill mereka. Oleh sebab itu, didirikanlah sebuah sekolah bola di tanah mutiara hitam bernama “Uni Papua” yang siap menghasilkan pemain-pemain muda yang bertalenta.
Menjadi salah satu punggawa yang mengenakan lambang garuda di dada memang impian dari setiap pemain dari klub bola di Indonesia. Oleh sebab itu, kadang banyak pemain yang harus berusaha keras untuk mendapatkan kehormatan itu. Namun uniknya, para pemain asal Papua selalu mendapatkan tempat di jajaran punggawa Garuda.
Bukan karena adanya perjanjian khusus atau sebagainya melainkan memang para pemain asal Papua itu memang memiliki kemampuan mumpuni sehingga mereka layak menyandang kostum merah putih. Kita ambil contoh saja Titus Bonai, Boas Salossa, Patrich Wanggai dan lain-lain. Ya, semua pemain tersebut selalu mendapat posisi penting dalam Timnas Indonesia.
Ya, kalau melihat kenyataannya, Papua tidak hanya kaya dengan hasil alam saja, melainkan juga para pemain sepak bola muda bertalenta. Semoga setiap tahunnya mutiara hitam ini terus mencetak para pemain-pemain emas sehingga sepak bola di Indonesia ini juga busa tambah maju.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…