Solntsevskaya Bratva [Image Source]
Kebanyakan orang sebenarnya tahu betul bahaya dan kerugian dari mengonsumsi narkoba. Namun kenyataannya banyak juga yang masih menggunakan obat-obatan terlarang ini sebagai hiburan. Itulah pula mengapa narkoba masih saja diproduksi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab karena peminatnya juga masih banyak.
Para kartel atau produsen independen narkoba ini bahkan memiliki organisasi yang sangat besar dengan anggota berjumlah banyak untuk menyebarkan produk-produk mereka. Berikut ini beberapa organisasi atau kartel pengedar narkoba yang paling terkenal di dunia.
Kartel Tijuana merupakan penyedia kokain dan marijuana yang paling utama untuk Amerika Serikat pada tahun 1990an. Organisasi ini telah didirikan sejak tahun 1989 dan masih ada hingga saat ini.
Kartel ini memiliki banyak koneksi politik. Mereka bahkan berhasil mendapatkan pinjaman dari pemerintah sebesar 100 ribu dollar. Mereka juga mengontrol rute perdagangan kokain penting, El Caminito.
Mereka bergerak khusus dalam perdagangan obat-obatan sintesis ke Eropa. Mereka adalah sindikat kejahatan mafia Russia paling besar dan paling kuat di Rusia. Wilayah perdagangannya bahkan sampai ke wilayah luar Rusia seperti Ukraina, Hungaria, Republik Ceko, Amerika, Israel, UK, Perancis, Benelux, Spanyol, Afrika Selatan, dan banyak negara lainnya.
Kelompok yang juga disingkat sebagai UWSA ini sebenarnya adalah sayap militer dari partai United Wa State. Pasukan militer ini terbentuk setelah runtuhnya sayap militer dari partai komunis Myanmar.
Kartel teluk atau Gulf Cartel adalah sindikat kejahatan dan perdagangan obat-obatan terlarang di Meksiko. Organisasi ini diperkirakan juga sebagai kelompok kejahatan terorganisir tertua yang ada di Meksiko karena telah beroperasi sejak tahun 1930 hingga saat ini.
Los Rastrojos merupakan organisasi pengedar narkoba paramiliter yang berada di Kolombia. Kelompok ini dibentuk dari sisa anggota kartel Norte del Valle yang sudah bubar. Sejak pembunuhan yang dilakukan terhadap pendiri utamanya di Venezuela tahun 2008, kelompok ini semakin berkembang dan menjadi organisasi pengedar narkoba paling utama di Kolombia.
Kartel Meksiko ini bermarkas di Ciudad Juarez, Chihuahua di perbatasan Meksiko-Amerika. Organisasi ini mengontrol pintu penyelundupan dari Juarez-El Paso ke Amerika Serikat. Menurut Badan Narkoba Amerika, organisasi ini setidaknya mendapatkan keuntungan mencapai 200 juta dollar setiap minggu.
Pengedaran narkoba hingga saat ini masih menjadi masalah besar bagi berbagai masyarakat di dunia. Jaringan pengedarannya yang begitu meluas membuat obat ini bisa dengan mudah didapatkan. Pemerintah tentu sudah berusaha keras untuk memotong jalur peredaran narkoba. Namun kita sendiri juga harus waspada agar tidak sampai terjerat menggunakan obat-obatan terlarang.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…