obat terlarang
Salah satu efek obat-obatan terlarang, entah dalam bentuk kapsul atau masih dalam bentuk tumbuhan adalah memberikan rasa bahagia. Hal ini bisa terjadi karena obata-obatan terlarang itu memiliki kandungan zat halusinogen yang sangat kuat. Sayangnya, untuk pemakaian yang cukup lama, zat ini bisa menyebabkan gangguan pada tubuh. Jika parah, pemakai obat terlarang bisa mengalami kematian.
Dalam sejarah suku-suku dunia, obat-obatan terlarang yang masih dalam bentuk alami kerap kali digunakan. Bahkan, zat ini merupakan komponen ritual yang cukup penting. Selain untuk ritual, obat-obatan terlarang juga digunakan untuk pelengkap kehidupan sehari-hari. Langsung saja, inilah obat-obatan terlarang yang sering dipakai oleh suku-suku dunia.
Peyote adalah salah satu jenis kaktus yang sangat kecil. Mereka tumbuh bagus di daratan Amerika sebelah utara. Meski terlihat kecil dan tidak berguna, peyote ternyata memiliki zat halusinogen yang sangat tinggi di dalamnya. Pengonsumsian dari peyote bisa dilakukan dengan dikeringkan terlebih dahulu lalu dibuat menjadi semacam teh yang sangat memabukkan.
Canabis atau ganja adalah salah satu tanaman yang penggunaannya telah ada sejak ribuan tahun yang lalu. Salah satu bukti penggunaan daun ini adalah dengan ditemukannya tumpukan ganja dalam makan seorang dukun di Tiongkok. Umur dari kuburan ini mencapai 2.700 tahun dan ditemukan di bagian timur Tiongkok.
Barangkali ada pernah minum soft drink cola yang banyak dijual di seluruh dunia itu. Rasa dari minuman itu berasal dari daun cola yang sudah dihilangkan kandungan halusinogennya. Jika kandungan itu tidak dihilangkan, sudah barang tentu kita semua teler karena sama halnya memakan kokain dalam bentuk mentah.
Black Henbane sebenarnya merupakan herbal yang banyak dipakai oleh orang-orang di Asia bagian Tengah hingga Eropa. Kemampuan dari tanaman ini adalah memberikan rasa nyaman hingga memudahkan seseorang untuk tidur. Sayangnya, untuk penggunaan yang terlalu banyak bisa menyebabkan kematian karena racun yang dikandungnya sangat besar.
Psilocybin sering disebut dengan jamur ajaib yang memberikan efek besar pada manis. Jamur ini pertama kali dipakai di daerah Afrika sekitar tahun 9.000 sebelum masehi. Selanjutnya jamur ini berkembang di budaya Amerika Selatan pada tahun 1.000 sebelum masehi. Mengonsumsi jamur ini akan membuat pemakainya mengalami semacam gejala ingin muntah. Selanjutnya tubuh akan masuk ke zona halusinasi.
Inilah lima obat-obatan terlarang dalam wujud alami yang justru digunakan oleh suku-suku di masa lalu. Meski mengakibatkan teler dan halusinasi, bahan-bahan di atas tetap dipakai karena berhubungan erat dengan ritual. Di Indonesia kira-kira ada tidak ya bahan-bahan mirip obat-obatan terlarang yang dipakai dengan bebas?
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…