Selama ini, hukuman yang diberikan kepada pelaku pemerkosaan di Indonesia bisa dibilang enteng. Mungkin vonisnya hanya beberapa tahun saja, bahkan itu pun sudah berlapis pembunuhan kadang-kadang. Makanya, tak mengherankan kalau angka kasus pemerkosaan di negeri ini seolah tak bisa turun.
Kondisi yang berkebalikan terjadi di beberapa negara di dunia, Tiongkok misalnya. Di negara ini diberlakukan hukuman sangat ekstrem kepada para pemerkosa. Tak pakai acara kompensasi, barang siapa yang ngaku dan memang terbukti melakukan aksi bejat itu, maka umurnya bakal bisa dipastikan takkan lama, alias bakal dihukum mati. Cara ini cukup efektif, dan berhasil menekan angka kasus pemerkosaan ke level yang lebih rendah. Indonesia sepertinya harus tiru hukuman macam begini.
Nah, tak hanya Tiongkok saja yang begitu tegas kepada para pemerkosa, deretan negara ini juga tak kalah garang. Berani memerkosa, siap-siap kehilangan segalanya.
Meskipun negara satu ini bisa dibilang belum stabil secara politik, tapi bukan berarti penegakan hukum dilakukan setengah-setengah. Begini-begini, Afghanistan sangat tegas terhadap kriminal, termasuk pula para tersangka kasus pemerkosaan.
Siapa yang tak terbelalak dengan kemegahan negara satu ini lewat Dubai-nya yang gila itu. Kesannya seolah negara ini jadi surga dunia yang menawarkan segala hal yang indah-indah. Nah, meskipun di Uni Emirat Arab sangat penuh dengan kesan senang-senang, tapi siapa sangka kalau penegakan hukum di sini juga sangat tegas, khususnya terhadap para kriminal kasus perkosaan.
Melakukan kejahatan di Mesir itu sama artinya seperti bunuh diri, apalagi yang dilakukan adalah hal-hal yang berkaitan dengan kesusilaan. Memerkosa misalnya. Bagi mereka yang terbukti secara pasti melakukan aksi amoral itu, maka hukumannya adalah mati. Hukuman ini sendiri tak bisa diganggu gugat apa pun alasannya.
Iran juga dikenal sebagai negara yang begitu tegas soal aturan dan hukuman. Termasuk juga yang berhubungan dengan kasus-kasus penistaan wanita. Di negerinya Ahmadinejad itu, seorang pria yang terbukti melakukan perkosaan, akan dipastikan menghadapi hukuman yang lebih menyakitkan dari kematian.
Rata-rata negara di Timur Tengah memberlakukan eksekusi kejam bagi para pemerkosa, termasuk pula Arab Saudi. Tak seperti di Mesir di mana para terdakwa bakal digantung, atau Iran yang memakai sistem cambuk, di Arab Saudi para pemerkosa akan dilempari dengan batu.
Inilah negara-negara di dunia dengan hukuman paling kejam terhadap para pemerkosa. Memang sangat kejam dan mungkin tidak terkesan manusiawi, tapi hukuman ngeri macam itu ternyata jadi warning yang bagus bagi masyarakat untuk tidak melakukan hal yang sama. Nah, menurutmu, apakah Indonesia juga perlu memberlakukan hukuman seperti ini pada para pemerkosa?
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…