Zaman sekarang ini mencari kerja memang sulitnya bukan main. Bagaimana tidak, lantaran banyaknya lulusan yang ada membuat lapangan kerja jadi semakin menipis. Belum lagi ditambah dengan syarat-syarat sulit yang diajukan perusahaan yang dilamar. Alhasil banyak yang jadi pengangguran lantaran tak dapat pekerjaan.
Namun siapa sangka di belahan dunia lain, justru pengangguran dapat ‘gaji’ tiap bulan. Bahkan kalau dibandingkan dengan Indonesia, pendapatan para manager pun kalah dengan mereka. Lalu kenapa bisa seperti itu dan negara mana saja yang menggaji pengangguran itu? Dilansir dari Merdeka, berikut ulasannya.
Finlandia kini menjadi salah satu negara paling bahagia di dunia, hal itu bukan sesuatu yang aneh mengingat kalau di negara ini jarang ditemui permasalahan pelik seperti kemiskinan dan lain-lain. Namun hal menarik yang ada di Finlandia ini adalah kehidupan para pengangguran di sana. Pasalnya menurut aturan yang ditetapkan pemerintahnya tahun ini, para pengangguran di sana mendapatkan uang Rp 7,8 juta dari negara.
Masih berkutat di negara-negara Nordik, Swedia ternyata juga sempat menerapkan peraturan yang sama. Bagaimana tidak pasalnya pemerintah di negara ini memberikan tunjangan kepada para penduduknya baik dewasa hingga anak-anak. Hal itu berarti para pengangguran pun bisa saja mendapatkan bagiannya.
Melihat tetangganya juga makmur, sepertinya Irlandia tak mau ketinggalan. Ya, salah negara di benua Eropa ini juga menerapkan sistem ‘gaji’ bagi para rakyatnya tidak terkecuali para pengangguran. Tanpa adanya syarat yang berbelit-belit, penduduk tanpa pekerjaan di sana dapat mengklaim sejumlah uang pada negara yang digunakan untuk kehidupan sehari-hari.
Ternyata di Italia juga menerapkan sistem gaji tiap bulannya bagi para warga yang ada di sana. Ya tepatnya setiap penduduk berusia 18 ke atas makan akan mendapatkan tunjangan 7,4 juta rupiah. Eits tunggu dulu, pasalnya penggunaan duit ini ternyata tidak sembarangan.
Melihat negara-negara tersebut tentunya bukan lagi hal yang aneh buat kita, mengingat kebanyakan memang maju. Namun siapa sangka kalau Indonesia juga sempat ingin menerapkan kebijakan serupa. Bukan hanya omong kosong, tahun 2016 tepatnya Kementerian Perencanaan dan Pembangunan Nasional/Bappenas sempat membuat rancangan peraturan mengenai hal tersebut. Bagi warga Indonesia yang belum memiliki pekerjaan tapi masuk usia kerja bakal mendapatkan dana tiap tiap bulannya.
Tentunya jika benar kelak kebijakan seperti ini akan diterapkan di Indonesia, maka akan jadi langkah maju untuk mengurangi permasalahan tentang kemiskinan yang ada. Namun demikian bukan berarti justru malah digunakan untuk berleha-leha tak mencari kerja, karena sejatinya tunjangan ini memang diperuntukkan mereka yang benar-benar kesulitan cari kerja. Entah itu karena faktor kesehatan dan lain lain.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…