Negara asing penguasa indonesia
Indonesia, tidak diragukan lagi adalah negara dengan sejuta potensi sumber daya alam. Bahkan, negara berlambang garuda ini pernah menjadi anggota OPEC, yaitu negara-negara penghasil dan pengekspor minyak. Indonesia juga dikenal sebagai penghasil batu bara.
Baca Juga : 10 Peraturan Aneh Bin Ajaib Yang Hanya Ada di Amerika Serikat
Namun sayangnya, kekayaan alam Indonesia justru tidak dinikmati oleh warganya sendiri. Kebanyakan dari sumber alam kita di ekspor dalam bentuk mentah, dan kita beli kembali dalam bentuk barang jadi. Berikut ini adalah beberapa negara yang menikmati kekayaan sumber daya alam Indonesia.
Anda tentu sudah tahu keberadaan PT Freeport McMoran, perusahaan yang sudah berpuluh tahun mengeksploitasi tambang emas di Papua. PT ini adalah milik Amerika Serikat yang sudah mengontrak tanah Papua selama berpuluh tahun. Dalam sehari, konon PT Freeport bisa menghasilkan 22.000 ton biji emas dan perak mentah.
China adalah negara yang sangat aktif untuk mencari sumber energi non-migas dari negara lain. Salah satu negara tujuannya adalah Indonesia. Salah satu investasi perusahaan China yang paling banyak di Indonesia adalah batu bara. Mereka mengekspansi bisnis mereka mulai dari wilayah Pacitan, Jawa Timur, hingga kawasan Pulau Kabaena, Sulawesi Tenggara.
Baca Juga : 10 Fakta Mengenai Negeri China Yang Bikin Anda Terbelalak
Negara penggemar teh ini adalah negara yang sudah lama ‘bermain’ di sektor migas Indonesia. Mereka mengelola beberapa blok gas di Papua, lewat anak perusahaan BP Berau. Investasi perusahaan tersebut mencapai $12,1 milyar. Hasil gas yang mereka dapat 60 persen diekspor ke negara Asia Pasifik dan sisanya didistribusikan ke Indonesia.
Negeri yang terkenal dengan menara Eiffel ini memang telah lama bermitra di Indonesia lewat brand Total. Total E&P Indonesia mengelola blok migas Mahakam, Kalimantan Timur. Perusahaan tersebut bekerja sama dengan Inpex Corp dalam mengelola blok Mahakam. Kedua perusahaan tersebut membagi rata 50:50 pengendalian saham mereka.
Negara berlambang daun maple ini mengembangkan 12 proyek di Sulawesi lewat Canadian International Development Agency. Kedua belas lini mereka berhubungan dengan pengelolaan sumber daya alam. Selain itu, terdapat dua perusahaan Kanada lainnya yang beroperasi di Sulawesi yaitu Sheritt Internasional dan Vale. Vale sendiri memiliki investasi sebesar 2 Milliar USD di Sulawesi Tengah.
Ternyata sumber daya alam Indonesia sangat kaya, hingga negara lain rela berinvestasi trilyunan rupiah demi membangun basis di Indonesia. Modal yang mereka keluarkan tentu jauh jika dibandingkan dengan keuntungan berlipat ganda yang mereka dapat. Sementara orang natif Indonesia, kebanyakan hanya menjadi pekerja pabriknya saja.
Baca Juga : 7 Peristiwa Pengusiran Ras Manusia yang Dilupakan dalam Sejarah!
Jangan buru-buru marah, murka dan menuding ini semua kesalahan pemerintah. Pemerintah memang seharusnya bijak dalam mengatur investasi asing di Indonesia. Namun, kita sebagai anak bangsa harus sadar diri, bahwa yang menyebabkan negara asing mengeksplorasi negara kita adalah karena kita tidak mampu mengeksplorasi sendiri. Mari kita mengoreksi diri, memperbaiki pendidikan dan ikut membangun serta memanfaatkan SDA Indonesia. (HLH)
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…