Sebagai manusia, makhluk Allah yang dibekali akal dan nafsu, maka sudah tentu terkadang atau justru seringnya setan menggoda kita lewat syahwat yang sejatinya adalah sesuatu yang lumrah ada dalam diri kita. Akan tetapi setan dengan pintar menjerumuskan manusia dalam dosa lewat syahwat yang tak terbendung. Syahwat duniawi terutama. Dan tak hanya terkait syahwat kepada lawan jenis, syahwat kepada harta atau segala bentuk fitnah duniawi yang lain juga bisa membelenggu hati dan diri manusia dalam dosa.
Untuk itu, kita harus selalu waspada dan berjaga dengan maksimal, agar setan tak mampu menembus pertahanan diri dan hati kita. Selalu minta perlindungan kepada Allah SWT dan melakukan beberapa hal berikut, yang mampu menjaga kita agar terhindar dari dosa akibat tak mampu mengendalikan syahwat duniawi kita.
Puasa adalah salah satu perisai kuat dalam kita menjaga diri dan hati dari dosa akibat tak mampu mengendalikan syahwat dan nafsu duniawi. Seseorang yang ingin menikah namun belum memiliki kemampuan, hendaknya memperbanyak puasa sunnah.
Dzikrullaah atau berdzikir bisa menjaga kita setiap detiknya agar selalu dekat dengan Allah dan terjaga dari segala bujukan setan. Terutama dalam menjaga kita dari nafsu dan syahwat duniawi yang bisa menjerumuskan kita pada dosa dan maksiat. Dengan mengingat Allah, hati kita juga bisa menjadi lebih tenang. Hidup juga menjadi lebih damai, karena merasa bahwa segala permasalahan hidup pasti akan ada penyelesaiannya dari Allah.
Bershodaqoh atau memberikan sebagian rezeki yang kita miliki kepada mereka yang membutuhkan adalah sebuah amalan yang amat dicintai oleh Allah. Tak hanya bagi mereka yang memiliki harta lebih, karena Rasulullaah pernah bershodaqoh sebutir kurma yang hanya satu-satunya beliau miliki untuk seorang bapak tua yang kelaparan.
Bershodaqoh dapat membuat kita terhindar dari nafsu dan syahwat duniawi, terutama dalam hal harta serta jabatan atau kekuasaan. Karena dengan kita semakin sering berbagi kepada sesama, kita akan semakin kuat merasakan penderitaan mereka yang membutuhkan. Dan keikhlasan mereka yang bershodaqoh akan Allah ganti dengan syurga kelak. In shaa Allah.
Memang shalat adalah tiang agama, dimana shalat bisa menjadi indikator kuat atau tidaknya keimanan kita. Orang yang shalatnya rajin dan kusyu’ saja bisa kadang masih tergoda bujukan setan, apalagi mereka yang tidak menegakkan shalatnya. Itulah mengapa, istiqomah dan ikhlas dalam menjalankan perintah Allah bisa menjaga kita dalam melakukan ibadah-ibadah kepada Allah.
Menjalin atau memperbaiki hubungan dengan orang lain, bisa dengan sesepuh, keluarga dekat, teman, sahabat, atau bahkan orang yang membenci kita sekalipun, adalah hal yang sangat Allah sukai. Dengan memperbanyak silaturahim, terutama saling mengunjungi, bisa memperkuat keimanan kita kepada Allah. Karena ukhuwah atau persaudaraan muslim itu tergantung tingkat keimanan kita. Semakin kokoh keimanan kita, semakin kuat pula ikatan ukhuwah islamiyah kita.
Itulah lima tips ampuh agar kita bisa terus terjaga dari godaan setan yang bisa menjerumuskan kita kepada dosa dan maksiat lewat syahwat dan nafsu duniawi yang tak terkontrol. Semoga bisa menjadi muhasabah atau introspeksi kita semua sebagai umat Muslim. (sof)
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…