hewan bertahan dari nuklir [image source]
Nuklir adalah hal yang dianggap saat berbahaya saat ini. Itulah mengapa, negara yang mengembangkan nuklir sebagai senjata selalu diawasi. Bahkan ditekan untuk menghentikannya. Senjata nuklir dianggap memiliki efek yang mengerikan. Bahkan efek akan terus ada paska pengeboman.
Sekarang coba kita bayangkan jika di bumi ini ada perang nuklir. Beberapa negara saling serang dan menghancurkan. Efek radiasi yang berbahaya tentu akan membuat banyak makhluk mati atau hidup dengan cacat. Kecuali 7 makhluk hidup ini. Manusia kira-kira masuk enggak ya?
Ok, kita tak bisa meremehkan lagi hewan dengan kekuatan super ini. Kita sudah mengejar dan memukulnya berkali-kali, eh si kecoak masih saja tangguh. Bahkan terbang dan membuat kita jadi lari terbirit-birit. Saat terjadi pengeboman di Hiroshima, banyak kecoak yang masih ditemukan hidup di sisa reruntuhan bangunan.
Kelajengking mampu bertahan dari radiasi sinar UV. Ilmuwan telah melakukan percobaan berkali-kali namun belum berhasil mengetahui penyebabnya. Kalajengking yang diberi sinar UV tidak mati, bahkan menyala dalam gelap. Kalajengking juga mampu bertahan dari radiasi nuklir yang berbahaya, bahkan yang bisa membuat manusia jadi beku.
Jangan pernah meremehkan kekuatan dari lalat buah yang kerap melubangi mangga, tomat atau tanaman buah lainnya. Saat bumi mengalami radiasi nuklir yang sangat kuat, hewan ini mampu bertahan dengan baik. Bahkan sampai 64.000 rad (satuan radiasi).
Amoeba adalah hewan yang mudah melakukan adaptasi. Itulah mengapa mereka bisa bertahan dari sejak dahulu hingga sekarang. Bahkan di lingkungan kotor pun mereka masih bisa tinggal dan bertahan hidup. Amoeba memiliki kemampuan untuk bertahan hidup karena mereka bisa memasuki fase dorman, Amoba bisa membuat dirinya jadi kristal selama beberapa saat.
Mummichog adalah ikan kecil yang sepertinya tak memiliki kekuatan untuk bertahan hidup. Tapi ternyata hewan kecil ini mampu bertahan hidup di lingkungan yang sangat ekstrem. Berbeda dengan ikan jenis lain yang hanya karena suhu atau kadar garam saja bisa mati dalam waktu yang cepat.
Lingualata adalah hewan yang menyerupai dengan tiram. Mereka hidup sejak jutaan tahun yang lalu ketika dinosaurus masih ada. Saat terjadi pemusnahan massal di masa lalu, mereka terus hidup. Bahkan mampu bertahan saat terkena radiasi nuklir yang sangat besar.
Tradigrade adalah hewan yang sangat kecil yang biasanya ditemukan di air. Saat kita melihatnya di mikroskop bentuknya mirip beruang. Itulah mengapa hewan ini juga sering disebut sebagai water bear atau beruang air. Hewan ini hanya memiliki panjang mencapai 1,5 mm namun kekuatannya luar biasa.
Nuklir adalah penemuan besar bagi manusia. Meski demikian, dalam beberapa hal, nuklir menyimpan potensi penghancuran yang sangat mematikan. Itulah mengapa kita, manusia modern harus menggunakan nuklir sebaik-baiknya. Atau kita semua akan terkena dampaknya. Jika punya kekuatan seperti hewan di atas mungkin enak. Sayangnya manusia memiliki kemungkinan kecil bertahan di tengah radiasi nuklir.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…