Sekarang ini sedang marak isu kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI) di Tanah Air dengan bukti banyaknya orang yang menggunakan logo palu arit atau dalam Bahasa Inggris dikenal dengan nama Hammer and sickle tersebut.
Berbagai kasus muncul silih berganti berkaitan dengan logo palu arit ini yang dikenakan secara sengaja atau tidak sengaja oleh beberapa orang di Indonsia. Tentu saja, pihak keamanan baik dari kepolisian atau juga dari Kodim langsung melakukan tindakan represif dan menangkap serta menginterogasi orang-orang yang kedapatan mengenakan atau menggunakan logo palu arit tersebut.
Tentu saja, di massa kini , berbagai komentar pro dan kontra terus lahir terkait dengan penangkapan orang-orang yang dituduh makar karena menggunakan logo yang dulunya dipakai oleh PKI tersebut. Akan tetapi, dari tuduhan-tuduhan yang dialamatkan, ada beberapa hal yang menurut banyak orang justru menggelikan karena menganggap sesuatu atau seseorang yang menggunakan logo tersebut berarti mendukung lahirnya PKI kembali di Tanah Air.
Berikut ini beberapa hal konyol terkait merebaknya logo palu arit di Indonesia dalam kurun waktu belakangan ini.
Ada sebuah berita yang beredar di internet terkait dengan penggunaan logo palu arit yang cukup menggelikan, yaitu kabarnya pihak aparat gabungan daerah Yogyakarta menangkap seekor ikan louhan yang pada bagian kepalanya terdapat corak yang mirip logo palu arit. Tak ayal, sang penjual pun akhirnya digelandang pihak kepolisian untuk dimintai keterangan.
2 Orang penjual kaos bergambar cover kaset band metal asal Jerman, Kreator, ditangkap dan dimintai keterangan pihak berwajib karena menganggap mereka dengan sengaja menyebarkan paham komunis dengan menjual kaos yang pada bagian depannya terdapat gambar palu arit.
Seorang pemuda bernama Urdya yang tengah menonton konser akhirnya harus digelandang oleh pihak keamanan karena kedapatan mengenakan kaos dengan gambar palu arit dan di bawahnya tertulis CCCP. Dia dianggap telah sengaja menggunakan logo organisasi terlarang di Indonesia secara bebas.
Nama Anindya Kusuma Putri sebagai Puteri Indonesia 2015 sontak menjadi lebih terkenal, bukan karena prestasi atau apa, namun karena dia telah mengunggah foto dirinya ketika berada di Vietnam dengan mengenakan kaos berwarna merah dan bergambar palu arit berwarna kuning di akun Instagramnya.
Sebuah baliho yang memampang ucapan HUT PDIP di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat dan Kota Magelang, Jawa Tengah, diturunkan serentak karena pada desain logo “43 Tahun,” mirip dengan logo palu arit. Dalam logo tersebut terlihat angka 4 yang didesain seperti kepala banteng dengan tanduk melengkung yang runcing dan angka 3 di bagian bawahnya.
Memang banyak orang, khususnya TNI yang benar-benar tidak ingin PKI kembali lahir dan tumbuh subur di Bumi Pertiwi ini, namun satu hal yang patut dijadikan pemikiran bahwa logo palu arit ini bukanlah logo khusus PKI karena ada banyak negara di dunia yang juga menggunakan logo tersebut sebagai simbol negara mereka. Jadi ada baiknya tidak memukul rata bahwa logo palu arit selalu identik dengan PKI.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…