Kakek-kakek driver Gojek ini tak dapat langganan lantaran gaptek [image: source]
Selama ini banyak yang beranggapan jika menjadi driver ojek online itu enak. Tidak perlu nongkrong di pangkalan, tinggal menunggu orderan sambil minum kopi pun bisa. Karenanya, banyak pihak yang menganggap keberadaan mereka memang merugikan para sopir angkot. Padahal, para driver online ini sering mengalami hal tidak menyenangkan selama melakukan pekerjaannya yang mungkin tak dialami para sopir angkot. Banyak dari driver ojek online yang nyatanya merasakan pahitnya menjalani profesi tersebut. Sebab tidak dipungkiri, di balik transaksi menggunakan internet yang lebih mudah tetap ada sisi negatifnya.
Resiko yang besar ditanggung driver ojek online lantaran orang yang akan menjadi pelanggan tidak langsung bertatap muka. Satu di antara cerita pilu dialami oleh driver ojek online yang diminta memesan makanan senilai ratusan ribu. Sayangnya saat akan mengantar, dirinya malah tak bisa lagi menghubungi pelanggan dan menderita kerugian. Dan ternyata tak hanya satu kasus yang terjadi, beberapa kejadian miris berikut ini dialami para pekerja transportasi online tersebut.
Kisah sedih seorang tukang ojek online diungkapkan oleh pemilik restoran di daerah Pejaten Village melalui akun Facebook. Ceritaya seorang driver Gojek diminta pelanggannya memesan 20 porsi iga bakar madu. Tentu si bapak yang terlihat tidak muda lagi itu menggunakan uang pribadi untuk menalangi biaya pemesanan. Setelah mengantri dan akhirnya mendapat makanan yang diminta, si bapak pun mencari alamat pemesan.
Kisah sedih juga dialami seorang driver Gojek tua yang juga memiliki kekurangan fisik. Awalnya si bapak diminta salah satu konsumen untuk memesan makanan di salah satu restauran di PP Mall Jakarta. Kebetulan si konsumen sebelumnya juga telah memesan sebanyak tiga kali makanan di tempat itu via Gojek. Dan tiga kali pemesanan pun tidak pernah ada masalah. Namun ketika si bapak yang kakinya pincang memesan, pihak resto beralasan Gojek tidak boleh membeli makanan di situ.
Kisah satu ini sempat menjadi viral, pasalnya ada konsumen yang benar-benar membuat seorang driver Gojek tak hanya rugi waktu, tapi juga dipecat. Ceritanya seorang driver mendapat orderan ke ITB-Baltos dari seorang wanita. Tapi saat berkendara, si pelanggan malah keluar dari rute yang dituju. Si driver pun menjelaskan tapi diminta dengan sedikit memaksa dengan dalih akan membayar lebih. Singkat cerita, si bapak pun mengantar ke berbagai tempat mulai dari tempat edit data, tempat print hingga tujuan awal.
Lima cerita duka driver ojek online di atas bisa jadi pelajaran bagi kita semua. Betapa tidak mudah menjadi mereka, karena itu bagi pelanggan harusnya lebih menghormati dan tidak mempermainkan mereka. Bagaimanapun, driver-driver itu hanya orang-orang yang sedang berusaha mencari rezeki mereka.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…