Menjalankan ibadah sejatinya merupakan bentuk kepatuhan dan kepasrahan seorang anak manusia untuk menyembah Tuhan Yang Maha Esa. Untuk melaksanakannya, tentu ada aturan khusus agar sesuai dengan apa yang telah diperintahkan. Salah satunya adalah soal kebersihan. Sebuah hal kecil namun kebanyakan dianggap sepele oleh banyak orang.

Mungkin, kita perlu belajar dari sebuah seorang ibu yang bekerja sebagai pemulung yang kini videonya viral di dunia maya. Bekerja seharian dan bergulat dengan sampah dan barang bekas yang notabene kotor, ia justru mempersiapkan yang terbaik bagi sang anak saat mengantar putranya itu untuk salat berjemaah di masjid.

Muhammad Gali Ibnu Tamam [sumber gambar]
Alih-alih dengan pakaian seadanya, sang ibu mendadani sang putra dengan pakaian yang terbaik. Layaknya hendak pergi shalat, sarung, baju kemeja yang rapi, peci dan dilengkapi syal, dipakaikan oleh sang ibu. Tak lupa, bedak pun dipulas pada wajah sang putra dan parfum rol diusap ke bagian kira kanan baju.

Video tersebut, mungkin membuat kita yang melihatnya merasa sangat takjub. Namun pertanyaannya adalah, apakah selama ini kita telah berbuat hal yang sama? Betul-betul berdandan dan mempersiapkan busana terbaik saat akan menghadap pada-Nya, pemilik kerajaan yang ada di langit dan bumi?

View this post on Instagram

It’s Cool Bro, MASIH INGAT DENGAN POSTINGAN KELUARGA GEROBAK SEBELUMNYA?. . Dengan izin Allah, kami dipertemukan kembali dengan Keluarga gerobak yang terdiri dari Seorang ibu, seorang Anak laki-laki dan seorang adik perempuannya. . Pertemuan kali ini serius bikin kaget, panik dan senang, karena pas Adzan Maghrib berkumandang menjelang malam tadi mereka persis ada di sebrang Kopibian dan sang ibu terlihat sedang mempersiapkan anak laki-lakinya untuk sholat berjamaah dengan pakaian yang paling indah lengkap dengan wewangian, luar biasa. . Kami tidak mau bercerita banyak tentang bagaimana sang ibu mempersiapkan anak laki-lakinya untuk sholat berjamaah (bisa dilihat di video) . Bocah kecil itu ternyata bernama Muhammad Gali Ibnu Tamam. Adiknya yang sejak berusia 15 hari sudah ikut berkelana dengan gerobak bernama Zulfa. Tidak ada rona kesedihan diwajahh-wajah mereka. Mereka sangat menikmati apa yang mereka punya dan apa yang mereka lakukan. Dan lihat di foto slide terakhir bagaimana bahagianya mereka menyambut muhammad selesai sholat. Ma syaa Allah. . Keren ya… orang dengan banyak keterbatasan mampu mempersiapkan yang terbaik untuk bertemu dengan rabb nya. Bagaimana dengan kita?. Ah. . Yang terbaik adalah bukan yang paling mahal, tapi yang paling berharga yang kita miliki saat ini, dan itulah yang kita persenbahkan kepada Rabb kita sebagai bukti ketundukan, kepatuhan, kecintaan dalam beribadah hanya kepada Allah, allahu rabbi. Dari Abu Hurairah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya Allah tidak melihat pada bentuk rupa dan harta kalian. Akan tetapi, Allah hanyalah melihat pada hati dan amalan kalian.” (HR. Muslim no. 2564). . Oh ya, satu lagi. Keluarga ini dengan segala keterbatasannya sangat menjaga izzah mereka dari meminta-minta. Bahkan kami tawarkan untuk sekedar mampir dan menikmati segelas minuman dan atau cemilan, mereka menolak. Padahal saat itu sudah mau masuk pukul 19.00, di mana jam makan malam sebentar lagi di mulai. . Semoga Allah ﷻ memberkahi mereka dan memberkahi sisa umur kita semua. . Baarakallaahu fiikum. . #semogaharimupenuhberkah #kopibian #kopibiantebet #kulinertebet #coffeeshoptebet

A post shared by Kopibian (@kopibian) on

Mari kita renungkan sejenak. Apakah kita yang mungkin memiliki profesi lebih baik dari ibu pemulung di atas, mau meluangkan sejenak untuk berdandan dengan penampilan terbaik sebelum melaksanakan ibadah. Faktanya di lapangan mungkin terlihat mudah, namun kadang cukup sulit untuk dilakukan.

Jam-jam panjang yang mungkin telah dihabiskan untuk bekerja, terkadang menjadi alasan maupun kendala bagi diri kita untuk malas berhias sebelum beribadah menghadap Dzat yang Maha Suci. Seakan berbanding terbalik saat kita menghadap atasan yang notabene adalah manusia, memakai pakaian yang terbaik tentu menjadi hal utama yang diperhatikan.

Video tersebut bahkan mendapat perhatian dari KH Abdullah Gymnastiar. Dirinya merasa kagum dan kemudian diunggah pada akun Twitter pribadinya. “MasyaAlloh … Betapapun pekerjaannya bergelut dengan mengumpulkan sampah. Namun tetap mempersiapkan yang terbaik bagi anaknya yang mau beribadah di masjid. Semoga Alloh memuliakan keluarga ini dunia dan akherat… aamiiin.. Apa yang terpikir oleh sahabatku sekalian? cuitnya pada Sabtu, (14/03/2020).

Lagipula, kita juga terkadang bertingkah sangat heboh menghias diri saat akan pergi ke luar. Berdandan dengan pakaian sebaik dan serapi mungkin seolah menjadi harga mati. Namun, apakah hal demikian pernah kita lakukan saat akan beribadah menghadap Tuhan? Sahabat Boombastis pasti punya jawabannya sendiri.

Bocah itu bernama Muhammad Gali Ibnu Tamam [sumber gambar]
BACA JUGA: 5 Gambar Ini Ingatkan Bahwa Tidak Ada Alasan Untuk Meninggalkan Shalat Meski Hanya Sekali

Bukan bermaksud menggurui, tulisan di atas sekedar sebagai pengingat sekaligus nasehat pada diri sendiri. Bahwa selama ini kita kurang peka dan tidak menghargai diri sendiri, jika masih berpakaian seadanya saat akan melaksanakan ibadah. Semoga kisah di atas bisa mengubah kebiasaan kita saat akan berdoa menghadap Tuhan. Dimulai dari sekarang, benar-benar berhias sebaik mungkin dan tak lagi berpakaian seadanya.