Para guru hanya menganggap sepele kejadian penganiayaan [image source]
Perilaku anak SD zaman sekarang memang sungguh memprihatinkan. Kelakuannya yang sudah seperti orang dewasa menyebabkan kita-kita yang melihatnya hanya bisa ngelus dada. Misalnya aja sudah ada yang berani pacaran dan posting foto-foto mesra dengan caption romantis. Selain itu gaya mereka yang sudah sok jagoan dan berani mengeroyok temannya sendiri.
Seperti kisah yang sedang viral akhir-akhir ini ada anak SD yang masuk ICU karena dikeroyok oleh teman-temannya. Hal itu membuat para netizen geleng-geleng kepala dan tak habis pikir dengan tindakan anakis mereka. Sebenarnya masih banyak lagi kelakuan sok jagoan yang dilakukan oleh para bocah-bocah ingusan.
Kisah siswa yang masuk ICU gara-gara dikeroyok teman di Kediri ini menjadi salah satu kasus yang paling membuat orang-orang geram. Hanya karena masalah gol bunuh diri, beberapa siswa SDN Pakunden 1 melakukan hal yang tak sepantasnya. Dari memukuli badan hingga menendang kemaluan menjadikan T harus dirawat di Ruang ICU RS Bhayangkara.
Entah apa yang dipikirkan oleh siswa SD Keunalo, Aceh ini. Para lelaki mengeroyok siswi yang jelas-jelas bukan tandingannya. Tak tau apa motifnya, Nurul sempat tak mengaku jika ia sudah dianiaya oleh teman-temannya sendiri. Sampai pada akhirnya, ia mengeluh sakit di sekujur tubuhnya dan muncul memar di bagian tangannya.
Mengejek memang hal yang sudah tak asing lagi dilakukan oleh anak-anak SD. Biasanya mereka hanya melakukan hal tersebut karena bercanda saja. Tapi tidak dengan ketiga murid yang baru menginjak kelas dua SD ini. Mereka mengeroyok temannya yang berinisial RS karena ejekan yang bertujuan untuk bercanda saja. RS mengaku dipukuli bagian perutnya yang menyebabkan dirinya muntah-muntah lalu jatuh pingsan.
Penganiayaan juga terjadi di SD Desa Lebung Gajah, Sumatera Selatan. Tindakan anarkis anak-anak SD ini sangat mencuri perhatian para netizen. Ini karena perlakuan tersebut tidak ada penyelesaiannya. Para guru dan kepala sekolah menganggap remeh kejadian tersebut.
Lagi-lagi pengeroyokan anak perempuan yang dilakukan oleh laki-laki. Pada tahun 2017 lalu, peristiwa ini terjadi di salah satu SD Kota Bukittinggi. Kejadian yang tak terpuji itu menyebabkan sang Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah untuk angkat bicara. Ia tak menyangka jika ada premanisme dan vandalisme di tingkat sekolah dasar.
Pengeroyokan yang dilakukan anak-anak SD tersebut memang sangat mengejutkan banyak pihak. Ini karena perlakuan mereka sudah di luar batas. Karena peristiwa ini banyak siswa yang tak bersalah menjadi korban. Ada yang lumpuh hingga paling parah adalah meninggal dunia. Hal ini bisa dihindari dengan cara menanamkan pengetahuan agama sedari kecil dan tontonan anak yang harus sesuai dengan usianya. Semoga kejadian-kejadian seperti ini tak terulang kembali.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…