Saat Belanda melakukan kolonialisasi di Indonesia, banyak orang dari Suku Jawa yang dibuang ke Suriname. Saat sampai di negara Amerika Selatan ini, mereka dipaksa bekerja di kebun-kebun milik Belanda. Mereka disuruh bercocok tanam, merawat, hingga memanen tanaman seperti tebu dan kopi yang menjadi komoditas penting di Eropa.
Baca Juga : 5 Kota di Jawa Timur ini Terkenal Akan Kecantikan Para Wanitanya
Saat Belanda dikalahkan oleh Jepang, mereka tetap dipekerjakan di sana hingga sama sekali tidak dikembalikan. Lambat laun orang-orang dari Suku Jawa ini menetap dan membuat komunitasnya sendiri. Bahkan seiring berkembangnya waktu mereka jadi orang-orang penting di negeri yang sangat jauh ini. Seperti lima pria hebat keturunan Jawa di bawah ini.
Hendrik Soerat Setrowidjojo adalah seorang politikus Suriname yang merupakan pria keturunan Jawa. Ia lahir di Distrik Commewijne pada 13 September 1956. Sesepuh dari Hendrik dulunya merupakan pekerja kasar yang dibawa oleh Belanda. Mereka tidak kembali lagi ke Jawa karena tidak memiliki biaya dan sudah terlanjur kerasan di Suriname.
Samuel Pawironadi adalah seorang politikus dan juga diplomat andalan Suriname. Ia awalnya hanyalah orang partai yang bekerja di kalangan terbatas. Namun saat salah satu menteri lengser karena masalah pribadi, ia diminta untuk menggantikan posisi sebagai Menteri Sosial dan Perumahan Rakyat. Selama dua tahun Samuel bekerja dengan keras hingga akhirnya kabinet tempat ia bekerja dibubarkan.
Paul Slamet Somoharjo adalah salah satu politisi senior dari Suriname yang merupakan keturunan Jawa. Ia lahir di Paramabio pada 2 Mei 1943. Paul adalah salah satu pentolan partai Pertjajah Luhur yang merupakan partai politik yang berisi orang keturunan Jawa. Di partai ini ia berkembang hingga mendapatkan beberapa jabatan strategis di Suriname.
Raymon Sapoen adalah seorang pria keturunan kedua dari orang Jawa yang berasal dari Banyumas. Saat ini ia merupakan salah satu Menteri terbaik dari Suriname di bidang Perindustrian dan Perdagangan. Ia menjabat posisi sentral ini sejak tahun 2012 hingga sekarang. Raymon Sapoen adalah orang pilihan dari partai Pertjajah Luhur yang diketuai oleh Paul Slamet Somoharjo.
Saimin Redjosentono yang lahir pada 16 Desember 1940 ini mengawali karier sebagai dosen Suriname. Ia adalah lulusan Sekolah Teknik Tinggi di Den Haag, Belanda. Setelah lulus ia meneruskan sekolahnya ke Technische Universitetit Delfit dan lulus di tahun 1976. Saat kembal lagi ke negaranya Saimin mengajar di NATIN dan Universitas Anton de Kom Suriname.
Baca Juga : 7 Alasan Kenapa Orang Jawa Selalu Bisa Diterima di Mana pun Mereka Berada
Inilah lima pria keturunan Jawa yang pernah atau masih berpengaruh di Suriname. Saat ini warga keturunan Jawa di Suriname terus bergerak dan ingin masuk ke pemerintahan. Meski mereka adalah orang buangan. Perjuangan untuk mendapatkan kemerdekaan juga merupakan usaha orang Jawa. Yuk, share biar banyak yang tahu jika di luar sana ada keturunan negeri ini yang sangat hebat.
Belakangan ini, dunia perfilman Indonesia dihebohkan oleh pengangkatan Ifan Seventeen sebagai Direktur Utama PT Produksi…
Lagu ‘Garam dan Madu’ yang dibawakan oleh Tenxi, Jemsii, dan Naykilla menjadi fenomena musik yang…
“Ubur-ubur ikan lele. Kasus korupsi Pertamina nyembur, se-Indonesia heboh, le!” Heran melihat tiba-tiba banyak SPBU…
Kurma jadi salah satu makanan yang identik dengan bulan Ramadan. Setiap bulan suci ini datang,…
Komedian Nunung kembali menjadi sorotan setelah mengungkap perjuangannya melawan penyakit yang mengharuskannya menjalani pengobatan tanpa…
Band punk asal Purbalingga, Sukatani, menjadi sorotan setelah mengumumkan penarikan lagu mereka yang berjudul "Bayar…