orang Jepang
Bagi banyak orang Indonesia, Jepang adalah negara yang sangat hebat hingga semua orang ingin ke sana. Produk-produk budaya seperti anime, lagu, dan drama membuat orang Indonesia terobsesi hingga sampai harus mempelajari bahasanya hingga berkutat dengan hal-hal yang berbau Jepang.
Sebenarnya kita punya kok hal yang bisa membuat membuat orang Jepang jadi iri. Hal-hal tersebut sebenarnya sih sederhana, bahkan kita enggak pernah menyadari itu. Nahlo, memang apa yang bisa bikin orang Jepang iri dengan Indonesia? Coba dek simak uraian di bawah ini!
Orang Jepang bekerja tak kenal waktu. Meski mereka memiliki jam kerja, tak sedikit dari mereka yang harus pulang larut malam. Bahkan saking capainya mereka sampai tidur di dalam kereta. Sampai rumah mereka hanya akan tidur sebentar dan akhirnya berangkat lagi besok pagi-pagi sekali.
Di Jepang, kasus-kasus bullying sangatlah banyak. Bahkan hampir di setiap sekolah selalu saja ada murid yang di-bully hingga membuatnya tertekan. Akhirnya banyak dari mereka yang melakukan bunuh diri karena merasa tidak kuat lagi hidup di lingkungan yang serba mengikat dan membuatnya susah hidup dengan bebas.
Orang-orang di Jepang menyukai alam yang tropis seperti di Indonesia. Mereka suka sekali ke pantai dan menghabiskan banyak waktu di sana. Namun hal itu hanya bisa dilakukan saat musim panas saja. Itulah mengapa musim panas adalah musim paling disukai oleh orang Jepang dan beberapa negara di sekitarnya.
Orang Jepang sangat menyukai orang-orang yang memiliki mata lebar. Kebanyakan orang Jepang memiliki mata yang sipit. Akhirnya banyak dari mereka menyukai orang-orang yang memiliki mata lebar seperti orang di Indonesia. Tak sedikit pula orang Jepang ingin melakukan kencan dengan orang bermata lebar.
Kita semua tahu jika orang Jepang memiliki manner atau tata krama yang baik. Namun tak semua orang di Jepang peduli dengan orang lain. Mungkin yang hidup di daerah pedesaan masih memiliki sifat ini. Namun yang hidup di kota, kepedulian kepada sesama sepertinya susah dilakukan. Mereka beranggapan jika hidup sendiri saja sudah susah kenapa harus mengurusi orang lain.
Saat seorang anak telah berusia 20 tahun di Jepang, ia berhak untuk menentukan masa depannya. Biasanya anak yang telah berusia 20 tahun (banyak yang kurang dari ini) akan keluar dari rumah. Telah dewasa dan masih menumpang dengan orang tua adalah sebuah hal yang memalukan. Jadi kalau pun masih tinggal di rumah mereka biasanya akan memberikan semacam kompensasi.
Separuh orang Jepang adalah ateis atau tidak memiliki agama. Namun setiap tahun mereka tetap merayakan Natal seperti umat Nasrani di seluruh dunia. Di Jepang agama bukanlah sesuatu yang diprioritaskan. Mereka menganggap sesuatu yang nyata adalah yang penting. Misal masalah pekerjaan, uang atau pun jabatan.
Nah, terbukti kan kalau hal sederhana di Indonesia ini ternyata juga bisa buat iri orang Jepang. Jadi kita janganlah terlalu fanatik dengan negara-negara tertentu. Lebih baik berbenah diri dan membuat Indonesia tercinta ini jadi lebih baik. Bukankah begitu seharusnya?
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…