Categories: Trending

Tulisanmu Harimaumu! 5 Orang Ini Hina Jokowi di Sosmed dan Akhirnya Kena ‘Cyduk’

Sosial media tak bisa lepas dari kehidupan manusia sehari-hari. Bisa dibilang pengaruhnya sangat kuat dan bikin ketergantungan. Karena itulah banyak juga orang yang kurang bisa bertanggung jawab dalam penggunaan media sosial. Hal itu bisa dilihat semakin banyaknya masyarakat menghina seseorang karena alasan tertentu.

Contoh besarnya adalah penghinaan kepada Pak Jokowi. Masalah ini kerap terjadi karena berbagai alasan. Ada yang iseng dan juga karena ia adalah sindikat dari ujaran kebencian. Dari akibat perbuatan mereka tersebut, akhirnya mendapat ganjaran yang setimpal juga

1. Pemuda hina Jokowi sampai ingin injak kepalanya

Kasus yang menimpa Muhammad Farhan Balatif ini telah terjadi sejak pertengahan tahun lalu. Tetapi, hukuman baru dijatuhkan kepadanya beberapa waktu kemarin. Kejadian ini berawal dari ia yang menginjak foto Pak Jokowi pada saat hari ulang tahun Indonesia tahun 2017 lalu. Dari tulisannya ia berharap bisa menginjak kepala Pak Presiden sampai pecah.

Menginjak foto Jokowi pada saat Dirgahayu Indonesia [image source]
Tak hanya itu, pelajar SMK ini juga mengedit wajah Pak Tito Karnavian menjadi tidak sewajarnya. Kemudian dia juga menantang para polisi untuk menangkapnya. Dan benar, harapan dia selama ini sudah terkabul sekarang. Akhirnya pemuda asal Kota Medan tersebut telah divonis 1,5 tahun penjara. Duh dek, makanya jangan ngomong sembarangan. Perkataan itu adalah doa.

2. Pria kemayu pamer kekayaan yang “katanya” mengalahkan Jokowi

Terlalu aktifnya pria ini dalam berinteraksi di media sosial, membuat keberadaannya semakin mudah terendus oleh kepolisian. Saat ia ditemukan oleh petugas di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat Taufik Gani meronta-ronta sambil berteriak jika dirinya mengidap penyakit HIV. Pria kemayu yang berprofesi sebagai model ini sering mengunggah video atau foto untuk menghina Jokowi dan artis Indonesia. Contohnya seperti pada postingannya 21 Oktober 2017 lalu “Mending artis-artis maupun Presiden Jokowi buang saja ke laut.! Cocok mereka buang aja di laut. Mereka Itu miskin yang gak berguna!”.

 

Mengaku lebih kaya dari Jokowi [image source]
Tak sampai di situ, ia juga mengunggah video yang memamerkan lembaran-lembaran uang Rp100 ribu sembari berkata “Gue yang paling kaya sedunia di Facebook. Gue lawan artis-artis dan Jokowi…! Dasar kalian miskin.!”. Akibat dari perbuatannya itu, ia terkena ancaman hukuman penjara maksimal 12 tahun. Itu semua karena selain penghinaan Jokowi, ia juga terlibat dalam kasus penyebaran HIV dan konten pornografi. Aduh masnya, laki kok begitu kelakuannya.

3. Emak-emak hina Jokowi akhirnya masuk bui

Tahun 2017 banyak kasus yang terjadi terkait dengan ujaran kebencian di media sosial. Dan ternyata banyak sekali anggota dari kelompok yang suka menyebarkan berita-berita tak benar. Salah satunya adalah Sri Rahayu yang juga pernah melakukan penghinaan terhadap Presiden Jokowi. Terkait kasus penghinaan tersebut, ia memposting beberapa tulisan di akun Facebooknya yang salah satunya berisi “Yang Bikin Kebijakan dalam Pemerintah Itu Presiden dan Jajarannya. Tapi Kenapa Kalau Rakyat Mengkritik Dianggap PROVOKATOR”.

sindikat ujaran kebencian yang ketahuan hina Jokowi [image source]
Wanita yang berasal dari Lampung ini tak hanya menghina Jokowi, tetapi ia juga menyebarkan konten SARA terhadap Suku Sulawesi dan Ras Cina kemudian menuliskan status yang tak ada kebenarannya. Ganjaran dari perlakuan Sri ini ia masuk bui selama 1 tahun dan denda sebesar Rp 20 juta.

4. Pengedit foto Jokowi dan pejabat lain akhirnya merasakan dinginnya penjara

Teknologi memang sudah terlalu canggih sehingga semua orang bisa menggunakannya. Seperti yang dilakukan oleh Ropi Yatsman, ia menggunakan teknologi edit foto tersebut untuk menjelek-jelekkan para pejabat. Akun yang dia gunakan untuk memposting kiriman tersebut bukan milik ia sendiri, tetapi pria berusia 35 tahun ini membuat Facebook dengan nama Agus Hermawan dan Yasmen Ropi.

tersangka mengedit foto Jokowi dengan caption tak wajar [image source]
Foto Jokowi yang ia buat adalah diedit bersama gambar Ahok dan Megawati. Di foto itu juga disertakan caption yang bertuliskan “Tiga manusia siluman perusak bangsa”. Karena editan foto-foto tersebut, Ropi Yatsman ditangkap dengan lama kurungan 15 bulan. Karena anaknya ditangkap, sang ayah yang dibiayai hidupnya oleh Ropi ingin anaknya segera bertaubat dan lepas dari penjara. Hmm, nggak kasihan sama orangtuanya mas?

5. Foto Jokowi disandingkan dengan artis seksi menuai petaka

Lagi-lagi berkaitan dengan masalah edit foto. Pria bernama Yulianus Paonganan ini ditangkap setelah dirinya ketahuan menyebarkan foto Pak Jokowi bersama Nikita Mirzani. Tak hanya di akun Facebook saja, ia juga menyebarkan foto tersebut di Twitternya.

Menyebarkan foto yang tak benar beserta hashtagnya [image source]
Tak hanya itu, di foto tersebut juga ada tulisan #papadoyanl***e. Nah, hashtag tersebut yang menyebabkan hukuman Yulianus ini semakin bertambah. Ia dibebankan hukuman penjara minimal 6 tahun dan maksimal 12 tahun serta denda maksimal sebesar Rp 6 miliar. Tuh mas, jangan seenaknya bikin foto. Rugi sendiri kan?

Penghinaan tak boleh dilakukan oleh siapapun kepada orang manapun. Karena hal itu bisa menjadi bumerang kepada sang pelaku penghinaan. Gunakan perkataan yang baik jika ingin mengkritisi perilaku seseorang. Selain itu untuk menggunakan sosial media juga tidak boleh sembarangan apalagi untuk menyebarkan berita hoax dan mengajak masyarakat untuk membenci.  Jadilah orang yang bijaksana ketika hendak melakukan apapun.

Share
Published by
Firdha

Recent Posts

Statemen Arra Bocah Viral Dianggap Menyinggung Pekerja Pabrik, Ortu Dikritik Netizen dan Psikolog

Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…

1 week ago

Profil Fedi Nuril, Sang Aktor yang Gencar Kritik Pemerintah dan Pejabat Publik

Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…

2 weeks ago

Kontroversi RUU TNI yang Mendapat Penolakan Masyarakat

Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…

2 weeks ago

Indonesia Airlines, Maskapai Indo tapi Memilih Berpusat di Singapura

Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…

2 weeks ago

Kasus Pencabulan oleh Kapolres Ngada, Akhirnya Pelaku Dimutasi

Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…

3 weeks ago

Terkuaknya Skandal Aktor Termahal Korea Selatan, Netizen: Hindari Pria Korea

Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…

3 weeks ago