hewan transgender
Sejak penciptaan manusia dan makhluk hidup lainnya. Gender atau jenis kelamin yang adalah laki-laki dan perempuan, male dan female, tidak ada jenis gender lainnya. Namun, seiring dengan perkembangan budaya yang ada di dunia, muncullah gender baru di luar dua gender utama. Gender itu diberi nama transgender atau gender peralihan di antara laki-laki dan perempuan.
Dalam dunia manusia, kita mengenal ada yang namanya banci atau shemale yang zaman sekarang sudah banyak tersebar di semua belahan dunia. Selain di dunia manusia, dunia hewan pun juga mengenal apa itu yang namanya transgender. Lho, masa? Enggak percaya? Nih, lima buktinya untuk Anda.
Barangkali kita hanya mengenal Ikan Baut atau Clownfish sebagai salah satu spesies ikan air asin yang bentuknya sangat unik. Bahkan, saking uniknya sampai membuahkan ide untuk membuat film animasi berjudul Finding Nemo. Ikan Badut yang tampak lucu ternyata memiliki tingkatan gender yang terstruktur. Ikan betina dominan menduduki tahta tertinggi sebelum disusul jantan-jantan yang akan mengawininya agar menghasilkan banyak anakan baru.
Dalam dunia hewan, praktik hubungan sejenis atau pun biseksualitas sudah ditemukan sejak lama. Namun, praktik transgender masih baru-baru ini diteliti. Ilmuwan masih memerlukan banyak data untuk menyimpulkan maksud dan penyebab dari transgenderism di dunia hewan terutama burung jenis Bellbird yang banyak sekali terdapat di Selandia Baru.
Hyena Totol adalah salah satu jenis hyena yang susah sekali dibedakan jenis kelaminnya. Jantan dan betina memiliki tubuh yang sama besar. Selain itu, organ kelamin eksternalnya juga memiliki bentuk yang eksternal. Dalam dunia hyena totol, betina memegang kunci utama dalam banyak hal. Jika mereka mengetahui ada betina baru yang datang, mereka akan mengeroyoknya dengan mematikan.
Kera Colobus adalah jenis kera kuno yang bisa bertahan hingga sekarang. Dalam dunia mereka, jantan selalu mendominasi koloni hingga jika ada jantan mudah, mereka akan diusir untuk mencari betina sendiri. Untuk menghindari pengusiran seperti ini, jantan-jantan muda akan berusaha menggembungkan anusnya agar menyerupai organ kelamin betina. Pun kelakuannya juga diubah agar lebih feminin.
Meski secara penampakan seperti betina, jangan dominan tidak akan mudah tertipu. Jantan tetap mengawini betina asli dan membiarkan kera transgender ini tetap di koloninya. Penampakan yang mirip dengan betina barangkali dianggap tidak akan membahayakan koloni ketimbang penampakan jantan yang akan mengganggu kelangsungan perkawinan.
Marsh Harries adalah burung sejenis elang yang jantannya banyak meniru wujud dari betina. Bahkan wujudnya ini dipertahankan dari kecil hingga menjadi dewasa. Pengubahan wujud ini juga dilakukan pada tubuh hingga lebih kecil 30% dari jantan dominan yang akan menyerang mereka jika ketahuan sedang menyamar menjadi wanita agar mudah untuk mendekati betina.
Nah, terbukti kan kalau dunia hewan pun juga mengenal apa yang nama transgender. Untuk mampu bertahan hidup dan tidak dibunuh pemimpin dominan, hewan ini rela mengubah penampakannya. Adaptasi yang dilakukan benar-benar berhasil hingga bisa bertahan sampai sekarang.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…