Status Gunung Agung yang dinyatakan naik dari waspada menjadi awas bulan September lalu membuat para warga di sekitarnya kelimpungan. Beberapa dari mereka memilih mengungsi ke daerah yang jauh dari jangkauan gunung berapi aktif tersebut. Bahkan banyak daerah yang tiba-tiba menjadi “kota mati” karena ditinggalkan penduduknya.
Hingga saat ini, Gunung Agung belum memperlihatkan lagi tanda-tanda akan meletus. Namun, banyak dari para warga lebih memilih tetap untuk berada di posko pengungsian karena takut tiba-tiba terjadi letusan. Setelah hidup hampir satu bulan di posko, banyak hal-hal unik terjadi dan hanya dialami oleh para pengungsi Gunung Agung. Beberapa di antaranya mungkin akan membuatmu geleng-geleng kepala.
Sebulan tinggal bersama banyak pengungsi lainnya membuat beberapa pasangan muda gerah. Ingin melakukan hubungan intim suami-istri tapi takut untuk kembali ke rumah. Alhasil, sebagian besar dari mereka menyampaikan sebuah aspirasi kepada Camat yang bertanggung jawab di sana.
Sebagai kota tujuan wisata, tidak diragukan lagi bahwa Bali merupakan surga dunia dalam hal kuliner. Banyak koki handal yang dipekerjakan di sana untuk memanjakan para pengunjung Pulau Dewata tersebut. Dengan adanya bencana yang menimpa tempat tinggalnya, para koki seluruh Bali berkumpul dan mengadakan inisiatif untuk membantu para pengungsi yang tinggal di posko pengungsian.
Para musisi tanah air yang berdomisili di Bali juga ikut andil dalam upaya penyelamatan warga di sekitar Gunung Agung. Salah satunya adalah musisi lawas sekaligus mantan suami Sophia Latjuba, Indra Lesmana. Ia menggandeng musisi Dewa Budjana untuk mengadakan edukasi musik serta konser dalam rangka menghibur anak-anak di pengungsian agar tidak stres.
Ternyata yang menyalurkan “bantuan” lewat musik tidak hanya Indra Lesmana dan Dewa Budjana saja, seorang polisi juga ikut membantu para relawan yang ngamen untuk menggalang dana. Diketahui polisi tersebut bernama AKP Niko Ruing, kebetulan ia sedang menjaga di sekitar para relawan akan mengamen.
Dengan sigap dan ramah, ia pun merebut gitar dari para relawan dan ikut meramaikan aksi mereka untuk menggalang dana. Aksi AKP Niko Ruing tersebut lalu viral di sosial media dan mendapatkan banyak pujian.
Tinggal hampir satu bulan dan menunggu kepastian yang tak kunjung datang, pastilah membuat para pengungsi hampir setiap hari dilanda rasa bosan. Hal tersebut diketahui oleh Walikota Denpasar, I. B. Rai Dharmawijaya Mantra ketika berkunjung ke posko pengungsian suatu hari. Melihat keadaan seperti itu, sang Walikota memiliki ide untuk mengatasi rasa bosan para pengungsi.
Meski aktivitas gempa Gunung Agung sudah menurun, warga tetap dihimbau untuk waspada dan belum diperbolehkan kembali beraktivitas di rumah maupun sekitar lokasi yang rawan terkena letusan. Hal-hal unik di atas mewakili rasa bahagia para pengungsi atas kekhawatiran mereka yang mendalam. Kita doakan saja semoga segera ada kabar baik untuk para pengungsi Gunung Agung ini.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…