Tanpa berpindah-pindah, manusia nggak akan mencapai apapun, baik itu secara fisik atau pun pindah ke lain hati. Eh, maksudnya kita sebagai manusia udah biasa banget kalau harus pergi ke mana pun yang kita butuhkan. Sedangkan alat transportasi yang digunakan oleh manusia juga terus berkembang seiring dengan majunya teknologi membuat kita semakin mudah ke mana pun dan kapan pun. Maka dari itu keberadaan jalan raya dengan kondisi yang layak sangat penting untuk masyarakat luas
Bicara tentang kegiatan sehari-hari yang harus berpindah-pindah, pasti kamu pernah merasakan betapa nggak enaknya terjebak di lampu merah. Apalagi kalo kamu sedang buru-buru, rasanya pengen banget ngebut saat lampu udah kuning supaya nggak berlama-lama berhenti. Tapi ternyata nggak semua orang sebel kok dengan keberadaan lampu merah yang agak lama, justru beberapa orang memanfaatkan hal ini untuk melakukan hal-hal yang nggak biasa. Kira-kira apa saja ya? Langsung aja simak poin-poin kita dibawah ini ya!
Manusia selalu punya banyak cara untuk mencari pekerjaan, termasuk banyak memanfaatkan space di tempat terbuka dan menggunakannya sebagai lahan. Nggak terkecuali di lampu merah nih, ternyata banyak juga orang yang main akrobat sederhana seperti bermain lempar botol dan juga memakai kostum untuk menghibur pengendara. Walaupun nggak berbahaya atraksi ini cukup menarik perhatian, semoga saja tidak ada yang akhirnya jadi korban ya!
Kita hidup di zaman dimana sosial media udah jadi hal yang paling penting, nggak hanya yang muda bahkan orang tua pun saat ini susah banget lepas dari sosial media. Maka dari itu godaan menjadi social media influencer seakan jadi trend yang nggak pernah habis, banyak orang yang akhirnya nekat membuat konten-konten berbahaya hanya untuk sekedar meningkatkan engagement. Termasuk beberapa orang yang memanfaatkan waktu berhenti di lampu merah untuk membuat video prank, salah satunya bergulat di zebra cross. Menurutmu berbahaya ga sih?
BACA JUGA: 7 Tipe Masyarakat Indonesia Waktu Ada di Lampu Merah
Keberadaan infrastruktur milik pemerintah memang bebas digunakan oleh siapa saja, namun jika sampai membuat orang lain nggak nyaman tentu salah. Selain nekat bermain sirkus dan memasang iklan pada saat lampu merah, kelakuan para pengendara yang seakan bertingkah dunia hanya milik berdua tentu nggak bisa kita jadikan contoh. Apalagi jika memanfaatkan ruang terbuka milik umum untuk kepentingan konten sosial media yang punya potensi mengganggu lalu lintas. Apakah kamu pernah punya pengalaman serupa? Share di kolom komentar yuk!
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…