Setiap tanggal 31 Oktober, banyak orang dari beberapa belahan dunia yang merayakan Halloween. Mereka berpakaian aneh-aneh, biasanya monster atau sesuatu yang seram lalu berkeliling desa untuk mencari permen. Tradisi ini telah ada sejak ratusan tahun lalu dengan nama asli Samhain. Para pengikut aliran Pagan merayakannya sebagai tanda datangnya musim dingin setelah musim panas yang panjang.
Banyak hal aneh, ngeri dan penuh misteri terjadi saat Halloween. Beberapa orang menganggap perayaan ini hanya untuk senang-senang. Tapi mereka tidak tahu jika perayaan ini sesungguhnya mengerikan. Beberapa hal diabaikan hingga kadang berakhir dengan bencana. Berikut fakta suram terkait perayaan Halloween itu!
Banyak orang merayakan Halloween dengan dalih ingin bersenang-senang. Berdandan horor dan menakuti orang adalah hal yang seru. Padahal mereka tidak tahu jika sebenarnya Halloween adalah perayaan untuk setan. Sesuatu yang bagi beberapa agama besar dunia merupakan musuh. Makhluk yang kerap membuat manusia jadi jahat hingga menjerumuskannya ke neraka.
Selain menggunakan kostum yang aneh-aneh. Halloween juga identik dengan permen dan manisan. Anak-anak yang masih kecil akan berkeliaran di setiap rumah. Mereka melakukan aksi bernama “trick or treating”. Diganggu atau diberi sesuatu dalam hal ini permen. Saat-saat halloween anak akan kebanjiran permen yang kadang kala berbahaya bagi mereka.
Kucing hitam selalu dianggap sakral bagi banyak orang di seluru dunia. Hewan ini dianggap peliharaan daro setan hingga kemunculannya adalah pertanda buruk. Banyak orang Amerika percaya jika hewan ini dikorbankan pada hari Halloween maka nasib baik akan menyertai mereka. Setan atau iblis tak akan datang untuk mengganggu.
Secara tidak langsung perayaan halloween membuat anak jadi lebih mengerikan. Atau bahasa kasarnya lebih nakal dan bertingkah seperti setan. Mereka yang memiliki dandanan seperti hantu akan melakukan apa saja saat meminta permen atau uang. Tak jarang ada yang berteriak hingga melakukan kekerasan fisik.
Banyak sekali kasus pembunuhan yang terjadi saat halloween. Salah satunya adalah kasus Tony Bagley yang ditembak pada 1994. Anak malang ini sebenarnya hanya ingin melakukan trick or treating, namun seseorang justru menembaknya. Setahun sebelumnya tepatnya 1993, tiga remaja ditemukan tak bernyawa setelah dibunuh sekelompok gang. Mereka menganggap kostum tiga anak itu ngeri dan patut dihabisi.
Itulah lima hal suram yang kerap disepelekan oleh banyak orang terkait halloween. Jika memang niatnya untuk senang-senang mungkin bisa menggunakan cara lain. Apa pun yang dilakukan, baik sengaja atau tidak, halloween adalah simbol pengagungan setan. Sesuatu yang harusnya dilawan bukan dirayakan!
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…