Kehilangan beberapa miliar dolar bukan sesuatu yang besar untuk Escobar
Merasa beruntung lahir di era 90an memang tidak salah. Mengingat di masa seperti itu segala sesuatunya memang tak rumit seperti sekarang. Dimana hidup tidak lagi tentang menonton kartun Minggu atau bercanda dengan teman sepermainan. Tahun 90an mungkin bisa dianggap zaman keemasan, tapi juga masa paling berjayanya para kriminal. Khususnya para kartel dan gangster.
Pablo Escobar, mungkin nama ini tidak diingat lantaran dulu pikiran bocah kita terlalu sibuk untuk bersenang-senang. Sosok ini dijuluki King of Kokain pada masa itu dengan sukses menjadi orang paling berpengaruh di Kolombia bahkan dunia. Kisah hidupnya tertuang dalam banyak buku dan film, meskipun akhirnya riwayatnya begitu tragis.
Meskipun peredaran narkoba di era kekinian masih ramai, namun zaman sekarang bisa dikatakan cukup beruntung jika dibandingkan dulu. Setidaknya, tidak ada Escobar junior yang melakukan kegilaan seperti yang telah terjadi. Namun meskipun hidupnya kelam dan sesat, ada beberapa fakta menarik yang mungkin bisa sedikit mengubah pandangan kita terhadap sosok fenomenal ini.
Sebagai pimpinan kartel paling terkenal kala itu, sudah barang pasti uang bagi Escobar adalah sesuatu yang sepele berapa pun jumlahnya. Ia bahkan pernah sesumbar ingin memberikan sebagian uangnya untuk membantu melunasi utang negara.
Tentu saja Escobar tidak datang dengan tangan kosong, ia membawa setidaknya $ 10 miliar. Mungkin karena gengsi karena dibantu oleh kartel narkoba, pemerintah Kolombia dengan sopan menolaknya.
Menyebarkan kokain ke seluruh dunia, tentu saja Escobar bertanggung jawab atas rusaknya moral banyak orang. Dosa Escobar juga makin tak terhingga kala ia membunuhi banyak orang untuk melancarkan bisnisnya. Meskipun demikian, sosoknya yang bengis ini ternyata dihormati dan dipuja bak Robin Hood oleh sebagian orang. Ironis.
Bisnis narkoba seperti ini, apalagi jumlahnya sudah gila serta area pemasarannya mendunia, maka jangan pernah menghitung uang yang akan didapatkan. Sangat banyak dan akan menghabiskan seumur hidup untuk menghitungnya. Escobar ada di masa seperti ini satu dekade lebih.
Pria yang mati muda ini mengatakan jika sekitar 10 persen uangnya tinggal serpihan saja gara-gara dimakan binatang pengerat. Alih-alih merasa susah, Escobar malah tertawa sombong sambil mengatakan jika jumlah itu setara dengan $ 1-2 miliar.
Sesumbar mau membayarkan hutang negara dan juga membangun banyak sekali fasilitas umum, kira-kira berapa jumlah pasti yang yang dimiliki Escobar? Setiap harinya, ia berhasil mengumpulkan pundi-pundi kekayaan sejumlah $ 60 jutaan. Jadi, tinggal kalikan berapa pendapatan bulanan Escobar.
Membicarakan bisnis narkoba maka tidak akan pernah lepas dengan yang namanya pembunuhan. Dua hal ini ibarat seperti bola bilyar dan sodokannya. Bola bilyar bisa masuk jika sodokannya pas, dengan sebelumnya memikirkan teknik serta targetnya. Kira-kira begitulah analoginya?
Kematian Escobar sendiri juga sama dramatis seperti kisah hidupnya. Diceritakan jika pria ini mati diberondong peluru DEA dan FBI. Salah satunya mengenai belakang telinga dan kepalanya. Escobar raib ternyata bukan jaminan jika narkoba pun terpotong dari akarnya. Nyatanya hingga saat ini peredarannya masih saja mendunia. Bahkan dampaknya juga sampai ke nusantara.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…