Isu tentang kiamat yang disebabkan oleh benda-benda langit selalu mendapatkan tanggapan sinis. Padahal kalau dilogika hal tersebut sangatlah masuk akal. Benda-benda langit itu jumlahnya lebih banyak dari pasir pantai di Bumi. Maka sangat besar kemungkinan salah satunya akan menabrak Bumi. Bahkan dinosaurus punah salah satunya juga karena Bumi dihajar oleh benda-benda langit.
Nah, berbicara benda langit yang mampir ke Bumi, tentu tak bisa lepas dari Apophis. Ya, ini adalah nama sebuah asteroid yang diprediksikan oleh para peneliti pada suatu ketika akan menumbuk Bumi dengan sangat keras. 2036 akan jadi tahun di mana fenomena itu terjadi.
Prediksi ini sendiri menjadi sesuatu yang kontroversial. Banyak yang tak percaya jika Bumi akan mengalami tabrakan dengan Aphopis di tahun itu. Tapi, tak sedikit pula yang percaya jika tahun itu mungkin lebih baik manusia mulai bersiap-siap. Nah, agar makin meyakinkan untuk memilih percaya atau tidak, berikut adalah fakta-fakta Aphopis yang harus kamu tahu?
Asteroid satu ini sebelumnya bukanlah hal yang menarik bagi para peneliti. Pasalnya, tidak ada yang benar-benar spesial hingga akhirnya disadari jika ia memiliki jalur yang agak berbeda dari asteroid yang lain. Ketika pertama kali ditemukan, Aphopis berada di jarak 14,4 juta kilometer dari Bumi. Sebuah jarak yang bisa dibilang sangat dekat.
Menurut salah satu penemunya, nama Aphopis diambil karena asteroid ini jahat. Jahat dalam artian ia bisa membuat manusia mati jika benar-benar mengalami tumbukan dengan Bumi. Aphopis sendiri adalah nama dewa kejahatan Mesir kuno. Ia dikatakan sebagai musuhnya Ra, sang dewa matahari.
Karena obyeknya begitu jauh dengan Bumi, peneliti hanya bisa mengira-ngira saja berapa besarnya Aphopis. Alhasil, dulu sempat pecah pendapat dari banyak peneliti akan ukuran asteroid ini. Versi awal estimasinya adalah sekitar 450 meter. Kemudian NASA juga melakukan pengintaian dan menyimpulkan jika lebarnya 350 meter.
Tak hanya memperkirakan waktu, peneliti juga mencari tahu seberapa besar kerusakan yang akan dialami oleh Bumi jika sampai Aphopis menabrak Bumi. Dengan memperkirakan lebar serta kecepatannya, peneliti cukup yakin kalau kekuatan tabrakan Aphopis dengan Bumi mencapai 750 megaton.
Sebelum didapatkan angka 2036, para peneliti, sebelumnya mengatakan jika tabrakan antaran Aphopis dan Bumi juga sangat mungkin terjadi lebih awal, tepatnya di tahun 2029 atau kurang lebih 13 tahun lagi. Prediksi ini sangat beralasan karena mempertimbangkan jalur Aphopis di tahun itu memang sangat-sangat dekat dengan Bumi.
Memang hanya prediksi, namun peneliti tidak asal melahirkan hipotesa itu. Tahun 2036 nanti akan jadi pembuktian apakah benar sang asteorid besar ini akan menghantam bumi atau tidak. Tapi, kita sebenarnya tak perlu khawatir soal itu, karena sudah banyak upaya untuk menghancurkan si asteroid seumpama ia benar-benar datang. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan roket nuklir, seperti yang direncanakan oleh pemerintah Rusia beberapa waktu lalu.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…