Ketika mendengar kamp pengungsian, maka yang terbenak dalam pikiran adalah hal-hal menakutkan. Alasannya karena kamp selalu identik dengan ketidaklayakan, kelaparan, serta sederet citra buruk lainnya. Meskipun tak semua kamp pengungsian itu penuh nestapa, tapi faktanya memang kebanyakan begitu. Salah satu contohnya adalah kamp Moria di Yunani.
Pada awalnya kamp ini dibangun agar para imigran dari Timur Tengah dan sekitarnya yang ingin menuju Eropa bisa mendapatkan tempat yang layak. Tapi faktanya justru berkebalikan. Jangankan nyaman, tiap menitnya para penghuni kamp ini berasa di tempat terburuk. Tak heran kalau banyak yang bilang orang-orang kamp Moria ingin melakukan bunuh diri. Sebenarnya seburuk apa kamp ini? Ketahui lewat ulasan berikut.
Salah satu kamp pengungsi di Yunani ini sempat jadi perhatian dunia. Bagaimana tidak, pasalnya kamp Moria masih lekat dengan image negatifnya. Meskipun jadi tempat penampungan sementara para pengungsi dari Afghanistan dan daerah konflik lainnya namun banyak yang menganggapnya tidak layak.
Seperti yang diketahui kalau banyak yang mendapatkan makanan tak layak di sana. Hal ini tidak terlepas dari jumlah membludak pengungsi sehingga memanfaatkan sumber makanan yang ada sebaik mungkin. Tidak hanya itu, bahkan masalah kebersihan di pengungsian pun jadi problem lain yang harus diselesaikan.
Tak sampai di situ, para pengungsi juga menghadapi kendala lain dari dalam. Apalagi kalau tekanan mental yang luar biasa saat berada di sana. Harapannya sebenarnya mereka mencari suaka dimana mereka bisa berlindung dan merasa aman. Apalagi negaranya dulu sudah sering dilanda perang sehingga menimbulkan trauma yang luar biasa.
Keadaan para pengungsi di sana ternyata semakin diperparah dengan adanya penambahan orang di Moria. Bayangkan saja, dilansir dari Intisari ternyata saat ini jumlah di sana membludak sampai 23 ribu orang. Meski masuk kategori parah, sebenarnya angka ini dibilang lumayan turun dari pada tahun 2015 dimana jumlah pengungsi mencapai 850 ribu orang.
Keberadaan kamp Moria ini sejatinya harus menjadi perhatian dunia. Apalagi mengingat banyaknya hal buruk yang yang terjadi di sana bahkan sampai membuat mereka ingin bunuh diri. Kita tidak bisa menyalahkan satu pihak saja, namun hal ini jadi permasalahan bersama.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…